Breaking News:

Berita Belu

Anggota DPRD Belu Cek Pelaku Karantina di Hotel

WNI dan WNA dari luar 11 Negara tersebut dalam SE 23 tahun 2021 diperbolehkan masuk ke Indonesia dengan rangkaian Prokes

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Anggota DPRD Kabupaten Belu mengecek warga negara asing (WNA) asal Timor Leste dan warga Indonesia (WNI) yang menjalani karantina di hotel-hotel di Atambua, Selasa 11 Januari 2022. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Tiga anggota DPRD Kabupaten Belu mengecek warga negara asing (WNA) asal Timor Leste dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjalani karantina di hotel-hotel di Atambua, Selasa 11 Januari 2022.

Tiga anggota dewan tersebut yakni Benediktus J Halle, Aprianus Hale dan Kristo Rin Duka. Mereka mengecek pelaku karantina di Hotel Paradiso dan Hotel Timor. 

Kedatangan tiga anggota DPRD ini untuk mengecek prosedur karantina bagi pelaku perjalanan internasional (PPI). 

Baca juga: Wabup Belu Ingatkan Pimpinan OPD Ciptakan Iklim Kerja Kondusif

Ketua Fraksi Partai Golkar Benediktus J Halle kepada wartawan mengatakan, sesuai penjelasan pihak hotel, pelaksanaan karantina sesuai dengan aturan yang berlaku yakni tujuh hari. 

Sebagai tamu hotel, pelaku karantina dilayani sesuai dengan standar di hotel yang bersangkutan. Sedangkan pelayanan kesehatan menjadi kewenangan Satgas Covid-19. Selama masa karantina, biaya akomodasi dan makan minum ditanggung sendiri. 

Lanjut Halle, para pelaku karantina, khususnya WNI sempat menyampaikan keluhan atas kebijakan karantina di hotel yang dibiayai sendiri. Pasalnya, ada pelaku perjalanan yang di karantina tersebut memiliki rumah sendiri Atambua. 

Baca juga: PDAM Belu Terus Tingkatkan Pelayanan Air Bersih

Selain itu, lanjut Halle, dari Satgas COVID-19 belum lakukan tindakan kesehatan pasca di karantina seperti cek subuh dan rapid antigen. 

"Tadi kita sidak di Hotel Paradiso, ada beberapa orang di Karantina. Menurut penjaga Hotel, orang yang di karantina belum ada tindakan pelayanan khusus dari pihak Satgas  Covid maupun Dinkes,  seperti Rapid Tes atau mengukur suhu badan", katanya. 

Diberitakan Pos Kupang. Com, Satgas COVID-19 nasional telah membuat skenario protokol kesehatan (Prokes) bagi Pelaku Perjalanan Internasional (PPI). 

Baca juga: Pencapaian Vaksin Lansia di Kabupaten Belu Sudah 50,3 Persen

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved