Berita Manggarai Barat
Begini Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kabupaten Manggarai Barat
jumlah anak-anak yang telah mendapatkan vaksinasi di Kabupaten Mabar masih sedikit dikarenakan libur sekolah.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO -- Capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mencapai persentase 82.4 persen atau 167.175 sasaran, dari total riil sasaran vaksinasi sebanyak 202.827 sasaran.
Lebih lanjut, capaian vaksinasi Covid-19 dosis kedua mencapai 101.176 sasaran atau dengan persentase sebesar 49.9 persen.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Mabar, dr Yulianus Weng saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 7 Januari 2022.
Weng mengakui jumlah sasaran vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua terpaut cukup jauh.
Baca juga: Update Covid-19 Manggarai Barat, Satu Kasus Positif
"Kenapa dosis satu dan dosis 2 ini kesenjangannya jauh karena, pada dosis pertama banyak gunakan Astrazeneca. Nah ini interval untuk dosis kedua selama 3 bulan, akan jatuh pada akhir bulan satu ini dan bulan dua," jelas Weng.
Lebih lanjut, Kabupaten Mabar merupakan kabupaten yang lebih awal mendapatkan rekomendasi dari pemerintah pusat untuk melakukan vaksinasi bagi anak-anak usia 6 sampai 11 tahun.
Jumlah sasaran vaksinasi anak-anak di Kabupaten Mabar mencapai 32.280 sasaran.
Saat ini, lanjut Weng, sebanyak 3.802 anak-anak telah mendapatkan vaksinasi.
"Atau 11.8 persen. Kami lounching 22 Desember lalu," katanya.
Weng menjelaskan, jumlah anak-anak yang telah mendapatkan vaksinasi di Kabupaten Mabar masih sedikit dikarenakan libur sekolah.
Sebelumnya, selama 4 hari di akhir bulan Desember 2021, vaksinasi dilakukan secara terpusat di Aula Youth Centre Paroki Roh Kudus Labuan Bajo.
Sementara itu, vaksinasi bagi anak-anak akan lebih digenjot setelah libur sekolah.
"Petugas kesehatan yang pergi ke sekolah, kenapa dulu kita terpusat, karena mereka belum sekolah," katanya.
Pihaknya juga memberikan apresiasi bagi orang tua dan wali siswa yang aktif dan berpartisipasi untuk mengantar serta menjaga anaknya agar menjalani vaksinasi. (*)