Breaking News:

Berita Kota Kupang

Pengguna Semen Kupang Harap Perusahaan Bisa Terus Produksi

Pasalnya, perusahaan produsen semen bagi warga Kota Kupang dan NTT yaitu semen kupang dikabarkan tidak lagi beroperasi

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Salah satu toko penjual semen di Kota Kupang. Gambar diambil, Kamis, 7 Januari 2022 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Kabar tidak baik menghampiri provinsi NTT pada awal tahun 2022. Pasalnya, perusahaan produsen semen bagi warga Kota Kupang dan NTT umumnya itu dikabarkan tidak lagi beroperasi dan sudah tidak melakukan produksi Semen.

Agustinus Nenotek, salah seorang warga di Kota Kupang mengaku sejak membangun kos-kosan di rumahnya pada tiga lalu, menggunakan semen Kupang. Agustinus menyebut, selain karena harga yang cukup murah, semen itu juga terbilang kuat.

"Saya sering pake, tapi sudah hampir satu bulan ini banyak toko yang kosong stoknya," kata dia, Jumat 7 Januari 2022.

Dia menerangkan, saat ini dirinya menggunakan semen merek lain yakni Bosowa dengan harga beli per sak Rp 48 ribu. Dibanding dengan semen Kupang yang biasa dibeli Rp 46-47 ribu per sak.

Baca juga: KSO PT SAG dengan PT Semen Kupang Berakhir, Ratusan Karyawan di PHK, Kornelius Tunggu Pesangon

Agustinus berharap agar produksi Semen Kupang tetap dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Kupang dan NTT agar bisa didapat dengan harga yang terjangkau.

Dirinya juga tidak mengetahui alasan atau penyebab dari kelangkaan semen Kupang itu. Namun, menurut informasi yang dia peroleh dari pihak toko, PT Semen Kupang tidak lagi beroperasi.

"Beta dengar perusahaan tidak kerja lagi. Sonde tauh betul ko sonde. Semoga perusahaan bisa ada terus," katanya dalam dialeg Kupang.

Sementara itu, warga lainnya, Ismayudi, menjelaskan profesinya sebagai seorang tukang bangunan sangat membutuhkan adanya semen Kupang, terutama soal kerekeatan dari semen Kupang yang dibilang cukup bagus.

Selain harganya yang murah, Ismayudi menyebut semen Kupang juga bisa didapat diberbagai toko bangunan yang ada di Kota Kupang, dan selalu ada stoknya.

Namun demikian, dia mengaku hampir dua bulan belakangan sejak dirinya mendapat informasi bahwa semen Kupang stoknya menipis dan bahkan dibeberapa toko tidak ada yang tersedia.

"Saya ada berhenti kerja karena belum ada orderan, tapi teman-teman tukang yang lain cerita kalau semen Kupang sudah jarang dapat," katanya.

Ismayudi juga mengaku tidak mengetahui adanya informasi perihal tidak beroperasinya lagi PT Semen Kupang. Ismayudi menaruh harap agar perusahaan itu tetap memproduksi semen dengan harga yang murah dan bisa didapat masyarakat.

Diketahui harga semen di Kota Kupang sendiri, Semen merek Bosowa di jual dengan Rp 47-48 per sak, bahkan ada yang lebih dari harga itu. Merek Tonasa Rp 48,5 hingga 50 ribu per sak semen. Merek Tiga Roda dan Semen Kupang dengan harga Rp 47,5 per sak semen. (*)

Baca Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved