Berita Ende
Bandara Spot Promosi Pariwisata Ende, Dispar Proaktif
dampak dari sampah yang dibuang sembarangan yakni banjir, yang mana Bandara Ende juga ikut merasakan dampaknya.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti
POS-KUPANG.COM, ENDE -- Pemerintah Kabupaten Ende, dalam hal ini Dinas Pariwisata, diharapkan mampu menangkap peluang yang ada di wilayah itu dalam rangka promosi pariwisata Ende.
Salah satunya Bandar Udara (Bandara), Hasan Aroeboesman Ende, bisa menjadi spot promosi pariwisata Ende. Bandara tentunya sangat strategis.
"Kami terbuka, untuk itu (promosi pariwisata)," ujar Indra Triyantono, Kabandara, dalam obrolan dengan POS-KUPANG.COM dan Ekora NTT, di Bandara Hasan Aroeboesman Ende, Minggu, 2 Januari 2022.
Indra menyambut antusias gagasan tersebut, namun tinggal menunggu Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, apakah mau pro aktif berkolaborasi.
"Kalau dengan Dispar (Dinas Pariwisata) sendiri, sejauh ini belum ada komunikasi terkait promosi pariwisata. Yah kita tunggu dari pihak mereka," kata Indra.
Baca juga: Kantor Kemenag Ende Gelar Upacara Bendara Hari Amal Bakti 76
Bentuk promosi yang bisa disediakan Bandara, antara lain, booklet, majalah, terkait pariwisata di Ende. "Yah saya kira perlu diperkuat narasi pariwisatanya," ungkap POS-KUPANG.COM.
Selain itu, paket perjalanan wisata, destinasi wisata dan beragam produk - produk pariwisata bisa dipajang di Bandara.
Namun, menurut Indra, narasi pariwisata mesti dibarengi pembenahan obyek wisata, sehingga tidak malah menimbulkan kekecewaan di kalangan wisatawan.
Lebih buruk lagi jika kesan tidak baik, kemudian diceritakan wisawatan saat sudah kembali ke tempat asal mereka.
Contoh obyek wisata yang perlu dibenahi yakni obyek wisata sejarah yang terkait Ir. Soekarno atau Bung Karno. Sampai saat ini belum terurus dengan baik.
Baca juga: Frekuensi Penerbangan di Bandara Hasan Aroeboesman Ende Meningkat
Senada dengan Indra, wartawan Ekora NTT, Ansel Kaise, menilai, kolaborasi lintas sektor dalam upaya pengembangan dan promosi pariwisata di Ende perlu diperkuat.
Dinas Pariwisata, kata dia, tentu tidak bisa bekerja sendiri. "Namun, sangat diharapkan Dinas Pariwisata membangun komunikasi yang bagus dengan banyak pihak," ungkapnya.
Di akhir obrolan itu, Indra berharap masyarakat Kabupaten Ende, menjaga lingkungan agar bersih dan tidak membuang sampah sembarangan.
Menurutnya, dampak dari sampah yang dibuang sembarangan yakni banjir, yang mana Bandara Ende juga ikut merasakan dampaknya.
Dia imbau agar tata kelola sampah baik mulai dari rumah warga, sampai pada tingkat dinas teknis di Kabupaten Ende, di tahun 2022 ini semakin bagus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/obrolan-awal-tahun-bandara-spot-promosi-pariwisata-ende-dispar-mesti-proaktif.jpg)