Berita Belu

Pemerintah Kabupaten Belu Siap Pasang Gelagar di Jembatan Builalu 

Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) melalui Dinas PU akan memasang gelagar di Jembatan Builalu, Desa Makir, Kecamatan Lamaknen

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Oprit Jembatan Builalu, Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu putus diterjang banjir beberapa waktu lalu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) melalui Dinas PU akan memasang gelagar di Jembatan Builalu, Desa Makir, Kecamatan Lamaknen agar akses transportasi kembali normal. 

Pasalnya, oprit atau timbunan tanah di belakang abutment jembatan  telah putus diterjang banjir tanggal 26 Desember 2021. Akibatnya, kendaraan tidak bisa melintasi di jembatan tersebut. 

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD mengatakan hal itu kepada Pos Kupang. Com, Sabtu 1 Januari 2022. 

Menurut Bupati, oprit jembatan Builalu putus diterjang banjir sehingga kendaraan tidak bisa melintas. Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah memasang gelagar di bagian yang putus agar kendaraan bisa melintas, walaupun tidak semua kendaraan diizinkan melintas.

"Kita akan pasang gelagar di Jembatan Builalu yang putus beberapa waktu lalu itu supaya kendaraan bisa lewat. Biar untuk kendaraan ringan saja yang lewat", kata Bupati Belu. 

Lanjut Bupati, pemasangan gelagar ini bersifat sementara sambil menanti penanganan lebih lanjut dari pemerintah. Pemasangan gelagar sementara bertujuan untuk melancarkan akses transportasi antar wilayah dalam kecamatan. 

Untuk diketahui, oprit Jembatan Builalu yang berada di Desa Makir, Kecamatan Lamaknen putus sejak 26 Desember 2021 akibat banjir. Jembatan yang berusia lebih dari 30 tahun ini menghubungkan ibukota kecamatan Lamaknen dengan beberapa desa. 

Meski jembatan Builalu putus namun transportasi dari dua desa ke ibukota Kecamatan Lamaknen masih bisa terakses karena jalan alternatif masih ada. Hanya saja akses transportasi antar desa di wilayah tersebut semakin jauh karena harus berputar melewati beberapa wilayah lain. (*)

Baca Berita Belu Lainnya

 
 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved