Berita Manggarai Timur

Wabup Matim dan Dirut Bank NTT Tanam Perdana Jagung Program TJPS di Ruan Selatan

menerima dan mendukung ekosistem pembiayaan pertanian tersebut. Ia yakin program TJPS itu dapat berjalan dengan sukses.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Penanaman jagung perdana dalam program TJPS Pola kemitraan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG--Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur bersama Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, melaksanakan tanam simbolis jagung bagi Kelompok Tani Suka Maju di Kampung Sola, Desa Ruan Selatan, Kecamatan Kota Komba, Rabu 22 Desember 2021.

Adapun lahan yang disiapkan untuk penamanan perdana milik Kelompok Suka Maju ini seluas 5 hektar. Penanaman jagung ini dalam Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Pola Kemitraan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Lecky F Koli, Direktur Kredit Bank NTT, P Stefen Messakh, Pemimpin Bank NTT Cabang Borong, Nurchalis Tahir, Danramil Borong, Lettu Inf Falentinus Lanar, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Manggarai Timur, Ny Alexandria Anggal Jaghur, Pimpinan OPD, para Camat, Off Taker, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, para petani dan undangan lainya.

Selain penanaman simbolis juga penyerahan kredit ekosistem sistem Pertanian bagi 7 kelompok petani di Desa Ruan Selatan oleh Dirut bersama Direktur Kredit Bank NTT.

Baca juga: Pemprov NTT Minta Mantan Gubernur Frans Lebu Raya Dimakamkan di TMP Dharma Loka Kupang

Wabup Manggarai Timur, Jaghur Stefanus dalam sambutanya, mengatakan, penanaman jagung bukan merupakan hal yang baru bagi para petani sebab sudah sejak dari nenek moyang. Namun, persoalan yang dihadapi yakni sesuai dengan kemampuan dan tenaga yang ada, sehingga hasil yang diperoleh pun pas-pas saja hanya untuk makan.

"Kita tanam jagung selama ini hanya sesuai kemampuan dan kekuatan kita, sesuai dengan tradisi nenek moyang, sehingga hasilnya pas-pasan dan hanya untuk makan. Tidak ada yang mau beli sebab saat itu semua tanam jagung,"ungkapnya.

Wabup Jaghur juga mengatakan, pola tersebut dirubah demi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat khususnya para petani. Saat ini hadirnya program TJPS pola kemitraan dimana kerja sama dari berbagai pihak.

"Dinas pertanian siapkan alat pertanian dan cara olah. Dari Bank NTT siapkan modal untuk pengolahan lahan, dan juga dari off taker yang bersediah membeli jagung,"ungkapnya.

Baca juga: Webinar Pos Kupang-Pemprov NTT: Mengembangkan Pariwisata Modern di NTT

Karena itu, Wabup Jaghur berharap kepada para petani untuk memanfaatkan kesempatan itu dengan baik demi peningkatan kesejahteraan ekonomi. 

Wabup Jaghur juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT, Bank NTT, off taker dan semua pihak yang telah mendukung dalam program TJPS ini bagi para petani di Kabupaten Manggarai Timur. Dengan harapan melalui program ini kesejahteraan ekonomi para petani semakin baik.

Direktur Kredit Bank NTT, P Stefen Messakh, dalam sambutanya mengatakan, ekosistem sistem Pertanian dalam program TJPS ini bank NTT juga merupakan salah satu unsur dari berbagai unsur yang ada di dalamnya. 

Sebagai bank milik Pemprov NTT dan Pemerintah Daerah/Pemerintah Kota di seluruh NTT, kata Stefen, Bank NTT mempunyai komitmen dalam pembiayaan ekosistem pertanian dalam program TJPS pola kemitraan itu.

Dikatakan Stefen dalam program tersebut sistem pembiayaan memiliki skema kredit usaha rakyat (KUR) dan non KUR. Bank NTT sendiri menggunakan sistem pemberian kredit non KUR dengan menggunakan kredit Merdeka tanpa agunan dan bunga.

Baca juga: Warga Mondo, Manggarai Timur Desak PLN Segera Pasang Meteran Listrik

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved