Breaking News:

Berita Belu

14 Koperasi Primer di Kabupaten Belu Sehat 

Sebanyak 14 koperasi primer kabupaten di Kabupaten Belu dinyatakan sehat setelah dinilai oleh pemerintah.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
SERAH---Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD didampingi Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM menyerahkan sertifikat hasil penilaian kesehatan kepada pimpinan koperasi di Kantor Bupati Belu, Rabu 22 Desember 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM| ATAMBUA----Sebanyak 14 koperasi primer kabupaten di Kabupaten Belu dinyatakan sehat setelah dinilai oleh pemerintah.

Sertifikat hasil penilaian kesehatan diserahkan oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD didampingi Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM kepada pimpinan masing-masing koperasi di Kantor Bupati Belu, Rabu 22 Desember 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belu
Elfridus Hale, SP menjelaskan, penilaian kesehatan koperasi dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan untuk mewujudkan pengelolaan KSP yang sehat dan sesuai ketentuan peraturan perundang-perundangan.

Selain itu, untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan kegiatan usaha simpan pinjam oleh koperasi. 

Penilaian tersebut dilakukan bagi koperasi primer kabupaten atau koperasi yang membuka kantor cabang di Kabupaten Belu. 

"Wewenang kabupaten untuk memberikan penilaian hanya sebatas pada koperasi primer kabupaten yang artinya koperasi yang membuka kantor cabang di Kabupaten Belu", katanya.

Lanjut Hale, penilaian ini merupakan akumulatif dari sejumlah kriteria seperti permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, kemandirian dan pertumbuhan serta likuiditas dan jati diri koperasi. 

Pada kesempatan itu, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus mengharapkan seluruh koperasi di Belu dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik untuk mensejahterakan anggotanya yang adalah masyarakat Kabupaten Belu. 

Agus Taolin optimis karena 72 koperasi primer kabupaten masih aktif di Kabupaten Belu dan 1.978 UMKM. 

"Kita harapkan koperasi-koperasi ini menjadi salah satu tulang punggung pembangunan perekonomian di Kabupaten Belu terutama bagi anggota - anggotanya sesuai dengan visi  pemerintahan ini menuju masyarakat yang sehat, berkarakter dan kompetitif", harapnya. 

Ketua CU Imakulata, Theresia Noeman, S.Ag menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu yang telah mendukung pertumbuhan dan perkembangan koperasi lewat penilaian kesehatan koperasi. 

Untuk diketahui koperasi yang menerima sertifikat hasil penilaian kesehatan yakni KSU Bhayangkara Polres Belu, Credit Union Immaculata, KPN Halibete masing-masing kategori sehat. 

Sedangkan kategori cukup sehat yakni, Kopwan Harapan Kita, KSU Korpri, KPN Pengayoman (Rutan), Kopensetda, KSU Tekad Makmur, KSP Ikobo, KSU Rumalia, Primkop Kartika Sivava, KSU Satu Tekad, KSU Bintang Raimanus dan KSP Trililok Laran Diak. (jen). 

Berita Belu Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved