Breaking News:

Dokter Karolina Tallo :Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Aman, Orang Tua Tak Perlu Khawatir

Tujuan dari vaksinasi Covid-19 adalah untuk memutuskan penularan Covid-19 dari anak ke Sehingga orang dewasa atau sebaliknya sehingga perlu percepatan

Penulis: Hermina Pello | Editor: Hermina Pello
ISTIMEWA
Dokter Karolina Tallo, SpA - Dokter Karolina Tallo : Orang Tua Tidak Perlu Khawatir Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun Aman 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dokter Anak di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dokter Karolina Tallo, M.Sc, SpA mengatakan orang tua jangan takut atau khawatir bila anak usia 6 - 11 mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Pelaksanaan vaksinasi bagi anak ini dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI) melalui surat nomor 166/ITAGI/Adm/XII/2021 tanggal 9 Desember 2021 perihal kajian vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 tahun.

Bersamaan dengan ini Menteri Kesehatan telah mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (KMK) Nomor HK.01.07./MENKES/6688/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Bagi Anak Usia 6 (Enam) Sampai Dengan 11 (Sebelas) Tahun, yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 13 Desember 2021.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun Bukan Jadi Prasyarat Pembelajaran Tatap Muka

Untuk diketahui Pemerintah secara resmi telah memulai program vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun. 

Tahap pertama vaksinasi COVID-19 anak akan dilaksanakan di 115 kabupaten/kota di 19 provinsi, yaitu Bali, Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Dr Karolina Tallo SpA
Dr Karolina Tallo SpA (Istimewa)

Dokter Karolina mengungkapkan, kondisi saat ini kegiatan sekolah tatap muka (PTM) sudah dimulai, selain itu juga mobilitas anak dan remaja juga sudah cukup tinggi.

"Sehingga tujuan dari vaksinasi Covid-19 adalah untuk memutuskan penularan Covid-19 dari anak ke orang dewasa atau sebaliknya sehingga perlu percepatan imunisasi covid-19 pada anak," ujarnya

Baca juga: Jadikan Labuan Bajo Sebagai Destinasi Pariwisata Aman dengan Terpenuhinya Target Vaksinasi Covid-19

Dokter Karolina menjelaskan, vaksinasi Covid-19 bagi anak saat ini adalah vaksin sinovac. "Orang tua tidak perlu khawatir karena pemberian vaksin ini sudah melalui uji klinis dan dinyatakan aman untuk anak. Pemberian dosis adalah 0,5 ml sama dengan dosis dewasa dan interval 28 hari. Pemberian vaksin sebanyak dua kali," ujarnya.

Dokter Karolina menambahkan mungkin yang dikhawatirkan adalah efek samping.  Menurutnya, dari hasil penelitian, anak usia 6-11 tahun yang mengalami efek samping pasca vaksin Sinovac 22 persen, dengan perinciian efek ringan 17 persen, efek samping sedang 11 persen, dan efek samping berat nol persen.

Dikatakan, efek samping vaksin Sinovac yang dapat muncul pada anak usia 6-11 tahun ada dua yaitu efek samping lokal dan efek samping sistemik. "Efek samping lokal yakni yang dirasakan di tempat suntik misalnya nyeri atau bengkak di area penyuntikan sedangkan sistemik di rasakan di seluruh tubuh. Sedangkan sistemik berupa demam biasanya hanya 5 persen, batuk dua persen dan diare satu persen," jelasnya

Baca juga: Percepat Vaksinasi Covid-19, Polres Manggarai Layani Vaksinasi Bagi Pelajar

Mengenai waktu terjadinya efek samping setelah vaksinasi Sinovac pada anak usia 6-11 tahun, dokter Karolina menjelaskan yakni tujuh hari pertama setelah penyuntikan. Tetapi mayoritas dalam waktu 48 jam setelah vaksin Sinovac telah membaik terhitung sejak kemunculannya.

Seperti pelaksanaan vaksin bagi orang dewasa maka yang dilakukan pada anak usia 6-11 tahun juga sama yakni sampai di tempat vaksinasi Covid-19 akan dilakukan screening oleh petugas, suhu tubuh, tekanan darah

Anak yang akan divaksin adalah anak yang sehat, tidak batuk, pilek dan demam. Selain itu juga minimal dua minggu baru bisa divaksin Covid-19 bila baru diimunisasi. "Bila jangka waktu imunisasi lainnya dan vaksinasi Covid-19 belum sampai dua minggu maka vaksinasi ditunda dulu,"jelasnya

Syarat lainnya yakni tidak ada kontak dengan penderita Covid-19

Berita lain terkait Vaksinasi Covid-19

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved