Breaking News:

Berita Manggarai Barat

Varian Baru Covid-19 Bernama Omicron, Bupati Manggarai Barat Imbau Warga Tetap Taat Prokes

Dalam hal ini karena yang banyak juga terdampak adalah anak-anak, maka vaksinasi anak-anak perlu untuk terus didorong

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/GECIO VIANA
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO -- Saat ini terdapat varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron yang kali pertama ditemukan di Afrika Selatan, Selasa 7 Desember 2021.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menanggapi virus yang telah mewabah di sejumlah negara itu. 

Menurutnya, guna menghindari penyebaran virus, masyarakat diimbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. 

"Pertama-tama, prokes harus ditaati. Kita berharap seluruh masyarakat hindari kerumunan, gunakan masker, tetap ikuti prokes," katanya. 

Selanjutnya, masyarakat juga diimbau untuk menjalani vaksinasi yang saat ini gencar dilakukan, terlebih masyarakat Manggarai Barat yang belum menjalani vaksinasi. 

Baca juga: Gus Muhaimin : NTT Contoh Simbol Persatuan dan Kebangsaan di Manggarai Barat 

"Kepada masyarakat yang belum divaksin untuk sesegera mungkin divaksin, karena pencapaian (vaksinasi dosis pertama) kita baru di atas 77 persen.

Dari segi stok vaksin kita masih punya vaksin hingga 30 ribu dosis. Jadi untuk mencapai 100 persen sangat mungkin saat kita semua punya kesadaran saya kira bukan muluk-muluk

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pemerintah akan terus mengevaluasi dan memonitor perkembangan varian Omicron yang telah terdeteksi di 45 negara. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah meminta adanya genome sequencing, membatasi kegiatan masyarakat, dan menyegerakan pelaksanaan vaksin untuk masyarakat rentan.  

Baca juga: Kisah Pilu Bocah 12 Tahun Penderita Hidrosefalus di Kabupaten Manggarai Barat

“Dalam hal ini karena yang banyak juga terdampak adalah anak-anak, maka vaksinasi anak-anak perlu untuk terus didorong,” ujar Menko Perekonomian dalam rilis yang diterima dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. 

Keterangan tersebut diberikan di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, 6 Desember 2021, selepas rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

Selain percepatan vaksinasi bagi anak-anak, Presiden juga meminta agar pelaksanaan vaksinasi booster terus dipersiapkan sehingga pada bulan Januari mendatang dapat dilakukan penyuntikan. Pelaksanaan vaksinasi booster tersebut akan diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan. 

“Jadi kami sedang akan memfinalkan terkait dengan vaksin berbasis PBI dan juga vaksin non-PBI,” lanjutnya. 

Berita Manggarai Barat Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved