Breaking News:

Kementan Dukung Afro Farm Berdayakan Peternak di NTT Melalui KUB

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, seorang petani milenial sukses membudidayakan ayam KUB hingga memiliki omzet Rp 20 – 50 juta tiap bulannya.

Editor: Agustinus Sape
BPPSDMP
Mardianus Epafroditus Ili, petani milenial NTT, sukses membudidayakan ayam KUB. 

Kementan Dukung Afro Farm Berdayakan Peternak di NTT Melalui KUB

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kementerian Pertanian mendukung Afro Farm untuk membantu memberdayakan peternak di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memanfaatkan Ayam KUB atau Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB).

Ayam KUB adalah ayam kampung galur baru hasil seleksi secara genetik oleh tim peneliti Balitbangan (Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian). Ayam KUB telah banyak dikembangkan di masyarakat.

Ayam KUB diketahui lebih unggul dibandingkan ayam kampung biasa, sebab jumlah telur yang dihasilkan lebih banyak serta sifat mengeramnya berkurang sehingga cepat bertelur kembali.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan sektor pertanian saat ini menopang perekonomian bangsa.

"Sebab itu, petani milenial menjadi tumpuan harapan pertanian Indonesia di masa mendatang," katanya.

Kepala BPPSDMP Dedi Nurysamsi menambahkan, petani harus memanfaatkan peluang, serta memperbanyak jejaring dan menciptakan nilai tambah produk melalui branding.

“Anak muda milenial sekarang harus pintar-pintar membaca peluang apalagi dengan prospek menguntungkan dan mengembangkan daerahnya seperti ini. Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” tuturnya.

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, seorang petani milenial sukses membudidayakan ayam KUB hingga memiliki omzet Rp 20 – 50 juta tiap bulannya.

Tidak hanya itu, ia juga membagikan ilmunya dan mendampingi peternak dalam usaha yang sama.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved