Breaking News:

Berita Kota Kupang

Penemuan Jenazah Ibu dan Anak di Penkase, Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Tembak Mati

Penemuan Jenazah Ibu dan Anak di Penkase, Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Tembak Mati

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Suasana pemakaman jenazah ibu dan anak yang ditemukan tidak bernyawa di Kelurahan Penkase-Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Dua jenazah ini dimakamkan pada satu liang lahad di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kamis 25 November 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Keluarga korban ibu dan anak yang ditemukan meninggal dunia di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang meminta polisi menerapkan hukuman mati terhadap pelaku. Selain itu, terhadap semua yang terlibat harus diproses secara hukum.

Hal ini disampaikan salah satu saudara korban, Jack Manafe saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Kamis 2 Desember 2021.

Menurut Jack, keluarga sudah melakukan pertemuan dengan Polda NTT dan menyampaikan tuntutan. Keluarga korban didampingi LBH Surya.

"Hari ini, tadi kami keluarga sudah ke Polda NTT dan hendak bertemu dengan bapak Kapolda NTT. Namun, kami tidak bisa bertemu Kapolda, maka kami diarahkan ke Ditreskrimum Polda NTT , kami juga diarahkan ke Bidang Humas Polda NTT tetapi karena Pak Kabid berhalangan sehingga kami kembali lagi bertemu pejabat di Ditreskrimum Polda NTT," kata Jack.

Dikatakan, dalam pertemuan itu, keluarga menyampaikan beberapa hal, yakni bahwa pelaku harus dihukum dengan hukuman mati.

"Kami sudah bertemu satu pejabat yang berada langsung di bawah Direktur Kriminal Umum Polda NTT. Poin yang kami sampaikan itu, salah satu poinnya adalah hukum tembak mati," kata Jack.

Dijelaskan, siapapun yang terlibat didalamnya jangan ditutup-tutupi dan siapa pun dan berapa pun banyak yang terlibat harus dihukum tembak mati.

"Poinnya pelaku harus dihukum tembak mati. Kalau tidak tuntas, kami keluarga akan ke Mabes Polri untuk bertemu Kapolri," katanya.

Dia mengatakan, dengan bertemu pejabat di Ditreskrimum Polda NTT, maka keluarga beranggapan telah bertemu Kapolda NTT.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved