Breaking News:

Berita Pemprov NTT

Sidang Korupsi Gaji ASN di Dinas Pendidikan Sumba Timur, Hakim : Siapa yang Verifikasi Dokumen

ada ASN yang sudah meninggal, ada yang pindah tapi masih terima gaji. bagaimana bentuk kontrol.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kristofel Budianto dan Ruben Nggulindima saat mengambil sumpah sebelum diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan gaji ASN pada Dinas Pendidikan Sumba Timur di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa 30 November 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG --.Majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang menanyakan siapa yang melakukan verifikasi data atau dokumen gaji ASN pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur tahun anggaran 2019.

Pertanyaan ini disampaikan Majelis Hakim Ketua, Fransiska Paula D. Nino, S.H,M.H kepada saksi Kristofel Budianto  dalam sidang lanjutan  di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa 30 November 2021.

Saat itu Fransiska  didampingi hakim anggota, Ngguli Liwar Mbani Awang,S.H,M.H dan Lizbet Adelina S.H.

Sementara para terdakwa dalam kasus ini hadir secara virtual dari Rutan Kupang.

Terdakwa itu masing-masing, Made Markus Marion Dju alias Made, Yohanis Reku Paji Meha alias Hanis, Hina Pekambani, S.Ap alias Maramba, Andreas Tara Panjang alias Andre dan Yusuf Waluwanja,S.H. Para terdakwa ini didampingi  penasihat hukum masing-masing.

Baca juga: Senin Mendatang Pemprov NTT Umumkan Besaran Upah Minimum Provinsi

JPU yang hadir dari Kejari Sumba Timur, Yuli Partimi, S.H dan Riko,S.H. Dalam sidang lanjutan ini, JPU menghadirkan dua saksi, yakni Kristofel Budianto selaku Bendahara Pengeluaran pada Dinas Pendidikan Sumba Timur dan mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Sumba Timur,  Ruben Nggulindima 

Saat membuka sidang perkara ini, Fransiska sempat menanyakan kondisi kesehatan para terdakwa.

Usai pengambilan sumpah, pemeriksaan dilakukan terlebih dahulu terhadap Bendahara Pengeluaran pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur, Kristofel Budianto.

Majelis hakim mempersilakan JPU lebih dahulu mengajukan pertanyaan kepada saksi. 

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved