Breaking News:

KKB Papua

Isu Indonesia dan Papua: Resolusi Semakin Tidak Mungkin

Dengan aktifnya organisasi separatis bersenjata yang lebih keras, dan keengganan Jakarta untuk memenangkan hati dan pikiran, jalan untuk rekonsiliasi?

Editor: Agustinus Sape
Google Maps
Peta Papua dan Papua Barat 

Isu Indonesia dan Papua: Resolusi Semakin Tidak Mungkin

Oleh: Uday Bakhshi

POS-KUPANG.COM - Dengan aktifnya organisasi separatis bersenjata yang lebih keras, dan keengganan Jakarta untuk memenangkan hati dan pikiran, jalan untuk rekonsiliasi semakin berkurang.

Provinsi Papua, atau Papua Barat, bagian paling timur dari wilayah Indonesia, telah didera konflik selama beberapa dekade.

Indonesia mencaplok mereka melalui cara-cara yang kontroversial, termasuk namun tidak terbatas pada Perjanjian New York 1962, dan ironisnya bernama “Act of Free Choice” tahun 1969.

Negara-negara Barat seperti Amerika Serikat memfasilitasi pengambilalihan wilayah tersebut oleh Indonesia dari Belanda karena Perang Dingin yang lebih besar. Pertimbangan perang.

Akibatnya, Indonesia pada dasarnya menggantikan Belanda sebagai penjajah, gagal mengintegrasikan Papua Barat ke dalam negara secara holistik.

Pencaplokan tersebut memicu perlawanan, dengan mengorganisir gerakan pro-kemerdekaan di bawah bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Konflik telah mendidih selama beberapa dekade, dan perkembangan terakhir menunjukkan bagaimana jalan untuk rekonsiliasi menurun.

Selama beberapa dekade setelah aneksasi, pemerintahan Indonesia atas Papua telah ditandai dengan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh pasukan Indonesia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved