Breaking News:

Berita Sumba Timur

Bupati Sumba Timur Tutup Konsultasi Nasional Perempuan GMKI : GMKI Harus Memberi Contoh dan Model

kelompok yang mampu memperjuangkan idealisme sehingga perempuan GMKI terpatri sebagai perempuan merah putih. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Bupati Sumba Timur Khristofel Praing mengangkat tangan dan memanggil penari usai memukul gong untuk menutup rangkain kegiatan Konsultasi Nasional Perempuan GMKI 2021 dengan pemukulan gong. Bupati Praing didampingi Ketua PB GMKI Jefry Gultom, Ketua BP Sinode GKS Alfred Samani, Sekda Sumba Timur Domu Warandoy, Ketua Panitia Konas perempuan GMKI dan Merliaty Praing Simanjuntak.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Bupati Sumba Timur,  Khristofel Praing menutup rangkaian Konsultasi Nasional (Konas) Perempuan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMKI) di Waingapu, ibukota Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Penutupan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong dan pementasan tari Kabokang oleh Bupati Praing bersama Sekda Domu Warandoy dan penari dalam upacara penutupan dilaksanakan di Gedung Pendeta Umbu Hapu Mbay, Waingapu, Sumba Timur, Minggu 28 November 2021 malam. 

Upacara penutupan yang dimulai pukul 20.20 Wita itu didahului ibadat penutup yang dipimpin Ketua BP Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS), Pendeta Alfred Samani. 

Rangkaian acara penutupan yang dihadiri oleh seluruh peserta Konas Perempuan GMKI tahun 2021. Hadir pula undangan terdiri dari Forkopimda Sumba Timur, Ketua  GKS Pendeta Alfred Samani, Sekda Kabupaten Sumba Timur Domu Warandoy, pimpinan perangkat daerah Kabupaten Sumba Timur serta para camat, senior member dan senior friends GMKI

Baca juga: Diduga Berisi Paket Narkoba, BNN Tangkap Tangan Pengusaha di Ende

Dalam sambutannya, Bupati Khristofel Praing mengapresiasi kesuksesan pelaksanaan konsultasi nasional di bumi Matawai Amahu Pada Njara Hamu. 

Ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengurus besar GMKI, peserta Konas Perempuan dari seluruh Indonesia, panitia Konas Perempuan dan seluruh pihak yang mendukung dan mensukseskan kegiatan nasional itu.

Bupati Praing juga menyebut secara khusus, Merliaty Praing Simanjuntak, istrinya yang menjadi Ketua Panitia kegiatan tersebut sebagai berkat.  

Dengan menutup kegiatan Konas Perempuan GMKI yang mengusung tema Perempuan Bermartabat Inspirasi Masa Depan, jelas Bupati Praing menjadi langkah awal perjuangan untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak sebagaimana semangat Kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan yang telah dimulai pada 25 November 2021 lalu. 

Baca juga: Malaria di Sumba, Bupati Praing Optimis Sumba Timur Zona Hijau Malaria Pada 2022

"Maknanya, kita harus menjadi tulang punggung, kita harus menjadi orang orang terdepan yang memberi contoh dan menjadi model bagi penghentian kekerasan terhadap perempuan dan anak. dimulai dari diri, keluarga dan masyarakat," kata Bupati Praing. 

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved