Breaking News:

Berita Sikka

Pinjaman Daerah Rp 216 Miliar di Sikka Biayai Pembangunan Kesehatan, Air dan Infrastruktur

Proses pinjaman daerah dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat Sikka dan percepatan perbaikkan infrastruktur yang sempat menuai pro dan kontra akhir

Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/ARIS NINU
Sekda Sikka, Adrianus Firminus Parera, S.E, M.Si. 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM / MAUMERE-Proses pinjaman daerah dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat Sikka dan percepatan perbaikkan infrastruktur yang sempat menuai pro dan kontra akhirnya berakhir dengan adanya penandatanganan pinjaman antara  Bupati Sikka dan PT.SMI di Jakarta, Jumat, 26 November 2021 yang disaksikan Ketua DPRD Sikka, Donatus David.

Pinjaman daerah yang dilakukan Pemkab Sikka ini pemanfaatan dana tersebut sesuai penjelasan Sekda Sikka, Adrianus Firminus Parera, S.E, M.Si kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Sabtu, 27 Juli 2021 siang mengungkapkan, pinjaman daerah yang ditandatangani Pemkab Sikka melalui Bupati Sikka ini dalam rangka program pemulihan ekonomi nasional (PEN) bagi masyarakat Sikka.

“Program PEN ini akan digunakan untuk kegiatan peningkatan dan percepatan pembangunan di daerah ini,” kata Sekda Sikka.

Ia menjelaskan, pinjaman daerah dalam rangka PEN ini sebesar Rp 216 miliar akan digunakan pemerintah daerah dengan baik dan transparan bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Kunker Perdana di Aimere, Kapolres Ngada Tanam Pohon di Sekitar Lingkungan Polsek

“Pemanfaatan dana ini telah ditetapkan untuk kegiatan sarana dan prasarana kesehatan ada 5 paket sebesar Rp 38.593.245.000,00, pembangunan infrastruktur dan jaringan air bersih ada 50 paket sebesar Rp 53.052.448.000,00, pembangunan infrastruktur jalan ada 80 paket senilai Rp 118.284.120.000,00 serta perencanaan dan pengawasan ada 13 kegiatan sebesar Rp 6.325.000.000,00. Total kegiatan baik kesehatan, air minum, jalan dan perencanaan serta pengawasan sebesar Rp 216.254.813.000,00,” ujarnya.

Sekda Sikka menegaskan, penggunana dan pemanfaatan dana ini akan digunakan sesuai harapan masyarakat Sikka dan semua elemen dalam rangka kesejahteraan.

“Maka itu, pemerintah sangat mengharapkan dukungan dan penyampaian persepsi kalau pinjaman daerah dalam rangka PEN bagi warga Sikka ini bertujuan baik. Apalagi di masa pandemi ini pembangunan bagi masyarakat harus dilaksanakan,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Sikka  Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (PK) pinjaman daerah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) bagi masyarakat Kabupaten Sikka bersama PT. SMI secara virtual di Kantor Bupati Sikka, Rabu, 4 Agustus 2021 siang.(ris)

Berita Sikka Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved