Berita Belu Bersinar

Formakes Bersama Pemerintah Belu Tanam 2.000 Anakan Pohon di Sumber Air Wae Matan

Formakes Bersama Pemerintah Belu Tanam 2.000 Anakan Pohon di Sumber Air

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
TANAM POHON--Aksi tanam pohon yang dilakukan Forum Masyarakat Peduli Sungai (Formakes) Talau di We Matan Tirta, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Jumat 26 November 2021. 

Formakes Bersama Pemerintah Belu Tanam 2.000 Anakan Pohon di Sumber Air

Laporan Reporter POS KUPANG.COMTeni Jenahas

POS KUPANG. COM| ATAMBUA -Forum Masyarakat Peduli Sungai (Formakes) Talau bekerjasama dengan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Provinsi NTT dan Pemkab Belu menanam 2.000 anakan pohon di We Matan Tirta, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Jumat 26 November 2021.

Aksi tanam pohon ini merupakan bagian dari penatagunaan sumber daya air di wilayah Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Kegiatan yang melibatkan ASN, TNI, Polri, Kadin, BUMN/BUMD dan masyarakat ini dipimpin Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM. Mereka menanam anakan pohon trambesi, lamtoro, bayam dan jambu. Hadir juga Wakil Ketua TP PKK Kabupaten belu, Rinawati BR Perangin Angin, SE. 

Kegiatan tersebut bertepatan dengan Hari Bakti PU yang ke-76 yang jatuh pada tanggal 3 Desember mendatang. 

Ketua Formakes Talau, Romo Patris Sixtus Bere, Pr mengatakan, tujuan dari aksi ini untuk melestarikan dan menjaga sumber-sumber air di DAS Talau. Sebagai upaya navigasi dampak perubahan iklim global, deklarasi dan deforestasi hutan dan lahan serta upaya konservasi sumber daya air. 

Kemudian, mengembalikan keseimbangan siklus hidrologi pada Daerah Aliran Sungai dan peran masyarakat dalam konservasi sumber daya air.

Membangun kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menjaga dan mencintai lingkungan alam yang berkelanjutan serta mendorong masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan kearifan lokal dan berperan aktif pada kepedulian terhadap lingkungan khususnya di kawasan sungai Talau dan Kabupaten Belu pada umumnya. 

Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM dalam arahan mengatakan, aksi tanam pohon ini merupakan kepedulian kita semua untuk menjaga sumber air We Matan Tirta yang telah memberikan kehidupan bagi masyarakat.

Manusia sebagai pengguna air harus menjaga dan merawat  Sumber air We Matan yang selama ini dikelola oleh PDAM Belu untuk melayani masyarakat Atambua. 

"Kalau debit air berkurang, manusia sebagai konsumen air akan menderita, karena itu kita sadar betul dari waktu ke waktu kita bersama-sama menanam dengan berbagai jenis tanaman yang bisa menarik air. Ini pekerjaan kita bersama, pemerintah, ASN, masyarakat dan lembaga-lembaga lain TNI-POLRI", ujarnya. 

Wabup Belu berharap, pohon yang ditanam itu dirawat dengan baik sebagai warisan kepada anak cucu yang akan datang. 

“Camat, lurah serta masyarakat agar bantu menjaganya. Kalau ada yang mati segera diganti dengan yang baru karena kebiasaannya setelah tanam langsung selamat tinggal", pintanya. 

Wabup Belu menyampaikan ucapan terima kasih kepada BWS Nusa Tenggara II Provinsi NTT dan Forum Masyarakat Peduli Sungai (Formakes) Talau yang telah menggagas kegiatan tersebut di Kabupaten Belu. (jen). 

Berita Belu Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved