Breaking News:

Berita TTU

Oknum Pegawai Bank BRI Cabang Kefamenanu Diduga Gelapkan Uang Deposito Milik Nasabah

membuka Deposite di wilayah Kefa, Kabupaten TTU dan Pegawai Bapak menggunakan namanya untuk mendeposit uang

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Dionisius Rebon
Pose Nasabah Bank BRI Cabang Kefamenanu Bernat Ottu bersama kuasa hukumnya, Robertus Sallu, S. H., M. H pasca menggelar jumpa pers, Kamis, 25 November 2021 

Faradilla, ucap Bernat, lalu mengirimkan kepada korban bukti penyetoran tambahan uang yang  sudah ditransfer di mana menurut pelaku akan dideposito selama 6 bulan.

Baca juga: Satgas Covid-19 Kabupaten TTU Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi

Pada Tanggal 19 Maret 2021, korban menanyakan kepada Faradilla yang bertugas sebagai Teller di Bank BRI Cabang Kefamenanu Unit Eban mengenai uang deposito tersebut.

Tetapi, Faradilla menjawab, telah menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan pribadinya dan akan menggantinya dengan cara menyicil. Namun hingga saat ini  belum ditepati.

Selanjutnya, pada Jumat, 09 Juli 2021, korban pergi ke kediaman yang bersangkutan yang berlokasi di samping SPBU Kilometer 4 Kota Kefamenanu untuk mempertanyakan uang deposito yang ia kirimkan kepada yang bersangkutan.

Namun, pada saat itu, korban tidak tidak sempat bertemu dengan yang bersangkutan.

Merespon hal ini, korban kemudian melaporkan kepada Pimpinan Cabang BANK BRI TTU karena ia merasa di tipu soal Deposito beberapa waktu lalu. Meskipun demikian, pihak Pincab BRI Kefamenanu Diduga tidak memberikan respon baik atas apa yang dialami Nasabah tersebut.

Baca juga: Ormas Bela Tanah Timor Selenggarakan Festival Vocal Group di TTU

Korban kemudian dipertemukan dengan pegawai Bank BRI tersebut dan yang bersangkutan mengakui perbuatannya mengenai Deposito  yang mana sudah digunakan  untuk kepentingan pribadi di depan Pimpinan Cabang Bank BRI Cabang Kefamenanu dan bagian SDM Bank BRI Cabang Kefamenanu.

Meskipun demikian,  lanjut Bernat, dirinya diminta untuk menyelesaikan  persoalan tersebut secara kekeluargaan. Tetapi korban tidak mau memberi respon. Pasalnya, korban merasa bahwa dugaan penggelapan uang deposito bukan masalah kekeluargaan. Hal ini kemudian tidak menemukan solusi pada saat itu.

Karena tidak menemukan jalan keluar atas persoalan yang dialaminya, korban kemudian melaporkan perbuatan yang bersangkutan pada 28 Agustus 2021 ke Polres Timor Tengah Utara (TTU).

 Kasat Reskrim Polres Timor Tengah Utara (TTU), Iptu Fernando Oktober saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, tidak memberikan jawaban perihal penetapan tersangka dugaan penggelapan uang deposito milik nasabah oleh Teller Bank BRI Cabang Kefamenanu Unit Eban tersebut.

Meskipun demikian, berdasarkan informasi yang diberikan oleh korban bahwa Polres TTU telah menetapkan Faradilla Rahmadhani sebagai tersangka pada pekan lalu. (*)

Berita TTU Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved