Breaking News:

Berita TTU

Oknum Pegawai Bank BRI Cabang Kefamenanu Diduga Gelapkan Uang Deposito Milik Nasabah

membuka Deposite di wilayah Kefa, Kabupaten TTU dan Pegawai Bapak menggunakan namanya untuk mendeposit uang

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Dionisius Rebon
Pose Nasabah Bank BRI Cabang Kefamenanu Bernat Ottu bersama kuasa hukumnya, Robertus Sallu, S. H., M. H pasca menggelar jumpa pers, Kamis, 25 November 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM,  KEFAMENANU--Oknum Pegawai Bank BRI Cabang Kefamenanu Unit Eban, Faradilla Rahmadhani diduga menggelapkan sejumlah uang deposito milik nasabah bernama Bernat Ottu.

Faradilla diduga menggelapkan uang milik Nasabah yang beralamat di Oekefan, Kota Soe,Kabupaten Timor Tengah Selatan ini sebesar Rp. 7.500.000 dengan modus sebagai nasabah Deposito pada Bank BRI Cabang Kefamenanu Unit Eban.

Dalam jumpa pers  yang digelar pada Kamis, 25 November 2021, Bernat Ottu yang pada moment tersebut didampingi kuasa hukumnya, Robertus Sallu, S. H., M. H mengisahkan bahwa, dirinya dan Faradilla Rahmadhani berteman dekat.

Seiringnya berjalan waktu  pasca diterima sebagai Teller pada Bank BRI Cabang Kefamenanu Unit Eban, Faradilla mengajaknya untuk membuka Deposito di Bank BRI.

Pasalnya, sebagai Pegawai Bank BRI baru dia (Faradilla) diwajibkan memiliki nasabah Deposito.

Baca juga: Kejar Target  Binda NTT Lakukan  Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten TTU

Pasca menerima informasi tersebut, pada Senin 29 Juni 2020, pukul 19:31:38 Wita, Bernat kemudian mengirim uang sebesar Rp. 5.000.000; kepada Pegawai Bank BRI Cabang Kefamenanu Unit Eban atas nama Faradilla Rahmadhani dari rekening pribadi miliknya.

Sehari berselang tepatnya pada, Selasa 30 juni 2020, Faradilla mengirim bukti tanda setor kepada korban dengan jumlah Rp. 10.000.000,- (bukti terlampir) dengan alasan bahwa pegawai Bapak menambah Rp. 5.000.000,. agar Deposite besar.

"Saya sempat menanyakan kepada pegawai Bapak atas nama Faradilla Rahmadhani dengan mengatakan" kenapa uang Deposito tidak menggunakan nama saya dan dia (Faradilla) menjawab kepada saya bahwa tidak bisa pakai nama saya karena KTP saya yang beralamat di SoE, Kabupaten TTS, sehingga tidak bisa membuka Deposite di wilayah Kefa, Kabupaten TTU dan Pegawai Bapak menggunakan namanya untuk mendeposit uang yang saya kirimkan tersebut," ujar Bernat.

Tidak hanya itu. Pada Selasa 28 Juli 2020, Faradilla (Pegawai Bank BRI) meminta lagi kepada korban untuk menambahkan uang Deposite sebanyak Rp. 2.515.000 dan pada saat itu korban langsung mengirim uang kepada pegawai Bank BRI tersebut dengan menggunakan ATM Bank NTT.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved