Breaking News:

Berita Kota Kupang

Warga Fatululi Kota Kupang Tanam Pisang di Jalan Yang Tak Diperbaiki

Warga RT 41,42, dan 46 kelurahan Fatululi Kota Kupang melakukan aksi tanam pisang dan marungga di jalan yang tergenang air

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Aksi warga tanam pisang di Kelurahan Fatululi 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Warga RT 41,42, dan 46 kelurahan Fatululi Kota Kupang melakukan aksi tanam pisang dan marungga di jalan yang tergenang air dan tak kunjung diperbaiki Pemkot Kupang.

Warga kesal dengan sikap tak peduli Pemkot membiarkan kondisi ini terus terjadi sepanjang musim hujan. Aksi warga itu dilakukan pada Kamis 25 November 2021 pagi di jalan menuju SDI Oebobo.

Kondisi jalan yang parah itu sangat membahayakan pengguna jalan. Lubang menganga dan genangan air setinggi hampir 50 centimeter diketahu telah memakan korban.

"Sudah empat tahun seperti ini. Kalau musim hujan pasti genangan naik," kata Ferdinandus Nono, salah seorang warga setempat.

Dia menyampaikan masalah tersebut telah disampaikan ke ketua RT dan dilanjutkan ke pihak kelurahan dan dinas PUPR. Bahkan pihak PUPR dan kelurahan telah mendatangi lokasi namun tak kunjung ada tindaklanjut penanganan jalan itu.

Ferdinandus menyebut jika tidak perbaiki jalan itu, agar jalan itu tidak lagi digunakan dan ditutup sehingga tidak ada lagi korban. Ia berharap agar pemerintah bisa memperhatikan jalan ini.

Dia menyebut akibat kondisi ini warga yang biasa melintasi jalur itu harus memutar balik dan menggunakan jalur lain mengindari jalur tersebut.

Warga lainnya, Yeremias Leoanak mengaku dirinya sebagai saksi mata pengendara yang jatuh saat melewati jalan ini.

"Ada yang jatuh hingga keseleo. Ada juga yang jatuh dengan beras hingga terendam air," katanya.

Dia mengatakan jika hujan turun, maka genangan air di jalan itu akan meluap hingga masuk ke rumahnya, sehingga dia membuat lubang resapan itu sendiri.

"Saya terpaksa buat lubang resapan. Sehingga air tidak meluber ke rumah saya," tegasnya.

Selain menanam pohon pisang dan marungga, warga juga melakukan aksi mancing ikan lele yang ditebar. Aksi itu sebagai bentuk kegeraman warga dengan kondisi jalan yang tidak diselesaikan itu. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved