Breaking News:

Berita Kupang

Rumah Perempuan Kupang menggelar kampanye 16 Hari Tanpa Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKT

Rumah Perempuan Kupang menggelar kampanye 16 Hari Tanpa Kekerasan Terhadap Perempuan (HAK

Editor: Ferry Ndoen
foto: Irfan Hoi/
konpres pihak Rumah Perempuan Kupang 

 Rumah Perempuan Kupang Kampanye 16 Hari Tanpa Kekerasan Terhadap Perempuan

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Rumah Perempuan Kupang menggelar kampanye 16 Hari Tanpa Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP), dimulai tanggal 25 November sampai 10 Desember.

Hal ini diungkapkan Direktur Rumah Perempuan Kupang, Libbi Sinlaloe, Rabu 24 November 2021, di Kantor Rumah Perempuan Kupang.

Libbi Sinlaloe mengatakan, persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terus terjadi,  baik di ranah publik maupun domestik. Situasi ini menggambarkan seakan tidak ada lagi tempat yang aman bagi perempuan dan anak.

Dikatakan, kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak baik secara kuantitas maupun kualitas, kekerasan terus meningkat bahkan intensitas kekerasan semakin sering dialami oleh perempuan dan anak.

Baca juga: Ini Daftar Nama Pemain Persija Jakarta vs Bali United, Adu Tajam Striker Macan Haus Gol vs Tridatu

Tercatat, sejak Rumah Perempuan Berdiri, hingga 2021, tercatat 4.271 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang didampingi.  Angka yang cukup tinggi sehingga perlu penanganan yang komprehensif dalam penyelesaian persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Yang memprihatinkan, di tengah pandemi covid 19 ini, kebanyakan perempuan dan anak, korban kekerasan memilih untuk menyelesaikan kekerasan yang dialaminya secara kekeluargaan termasuk mendiamkan kekerasan yang dialaminya dan lebih memilih untuk mencari teman curhat sebagai kekuatan dari luar," ujarnya.

Dia menjelaskan, Rumah Perempuan Kupang sebagai sebuah lembaga yang konsen Terhadap isu perempuan dan anak, termasuk persoalan ketidak adilan gender juga mengambil peran aktif untuk mendorong agar persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat diminimalisir.

Sepanjang tahun 2021 mulai Januari sampai Oktober, rumah perempuan secara aktif melakukan berbagai upaya untuk memberikan perlindungan penuh terhadap perempuan dan anak korban kekerasan.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved