Breaking News:

Berita Sumba Timur

Menteri PPA Buka Konsultasi Nasional Perempuan GMKI 2021 di Sumba Timur

Menteri PPA Buka Kegiatan Konsultasi Nasional Perempuan GMKI 2021 di Kabupaten Sumba Timur

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Foto bersama usai Pemukulan Gong Pembukaan Konas Perempuan GMKI tahun 2021 di Gedung Pendeta Umbu Hapu Mbay, Waingapu, Sumba Timur sejak 25 November 2021 pagi. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau Bintang Puspayoga membuka Kegiatan Konsultasi Nasional (Konas) Perempuan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia ( GMKI) tahun 2021.

Pembukaan kegiatan yang mengusung tema "Perempuan Bermartabat Inspirasi Masa Depan" itu berlangsung di Gedung Pendeta Umbu Hapu Mbay, Waingapu, Sumba Timur sejak 25 November 2021 pagi. 

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan ibadah pembukaan. Sementara itu, pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Bintang Puspayoga yang didampingi oleh Ketua Umum GMKI Jefri Edi Irawan Gultom, Ketua DPRD NTT Ir. Emelia Julia Nomleni, Bupati Sumba Timur Khristofel Praing dan Ketua DPRD Sumba Timur Ali Oemar Fadaq. 

Dalam sambutannya, Bintang Puspayoga menyebut bahwa persoalan perempuan dan anak merupakan tugas yang menjadi pekerjaan rumah bersama. Pekerjaan rumah tersebut, kata dia merupakan pekerjaan rumah yang cukup besar. 

Pelaksanaan pembukaan kegiatan Konsultasi Nasional Perempuan GMKI yang dirangkai dengan Deklarasi Kabupaten Sumba Timur menuju Kabupaten Layak Anak menjadi momen yang spesial karena bertepatan dunia merayakan Hari peringatan Penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Karena itu, dirinya berharap ada hasil dan rekomendasi yang bisa dihasilkan oleh Konsultasi Nasional bagi kementerian untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. 

Menteri Bintang Puspayoga juga mengaku optimistis pemerintah kabupaten Sumba Timur dapat mencapai Kabupaten Layak Anak dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama. 

"Dengan mewujudkan Sumba Timur yang baru melalui inovasi dan motivasi serta kolaborasi, saya rasa tidak akan sulit. Saya yakin dan percaya Sumba Timur akan menjadi kabupaten layak anak dalam waktu yang tidak akan lama," kata dia. 

Ia juga mengingatkan agar deklarasi tidak hanya menjadi acara seremonial belaka, namun harus dapat diimplementasikan. (*) 

Baca Berita Sumba Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved