Breaking News:

Berita Kota Kupang

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang :  Kenaikan Tarif Angkot Sudah Melalui Kajian

Jangan sampai ada yang naikan lagi dan tidak menyesuaikan dengan tarif yang sudah ditetapkan pemerintah

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang :  Kenaikan Tarif Angkot Sudah Melalui Kajian
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang Bernadinus Mere AP,M.Si

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang resmi  menaikan tarif angkutan kota (angkot) di Kota Kupang.

Kenaikan tarif itu sudah melalui kajian dan analisis semua variabel secara matang.

Hal ini disampaikan  , Bernadinus Mere, AP, M.Si, Rabu 24 November 2021.

Menurut Bernadinus, kenaikan tarif angkot itu ditetapkan dengan Peraturan Wali (Perwali) Kota Kupang dan sebelum ditetapkan, perubahan tarif tersebut telah melalui kajian dan analisis yang matang.

"Kenaikan tarif angkot ini kita juga kaji dengan harga BBM saat ini. Analisis itu menjadi dasar untuk kami keluarkan aturan kenaikan tarif," kata Bernadinus.

Baca juga: Sekda Kota Kupang Minta Masyarakat Bisa Pahami Kenaikan Tarif Angkot

Dijelaskan, dengan adanya Perwali tentang tarif tersebut maka dimintai agar pengusaha angkot bisa menerapkannya.

"Jangan sampai ada yang naikan lagi dan tidak menyesuaikan dengan tarif yang sudah ditetapkan pemerintah," katanya.

Dikatakan, Dinas Perhubungan Kota Kupang telah mengeluarkan pengumuman terkait kenaikan tarif angkot berdasarkan Perwali Kota Kupang Nomor 25 tahun 2021 tentang penetapan tarif penumpang angkutan umum dalam wilayah Kota Kupang.

Bernadinus merincikan, tarif angkutan bagi penumpang umum jauh dekat Rp 4.000 per orang, pelajar dan mahasiswa jauh dekat Rp 3.000 per orang.

Baca juga: Sekda Kota Kupang : Masyarakat Bisa Pahami Kenaikan Tarif Angkot

Sedangkan tarif masuk ke Kampus Undana dan Unwira Penfui (Damri) sebesar Rp 3.000 per orang.

Menurut Bernadinus, ketentuan bagi pelajar dan mahasiswa yang menggunakan jasa angkutan umum dan  tidak mengenakan seragam wajib menunjukkan kartu atau identitas berupa kartu pelajar/mahasiswa.

"Pemberlakuan tarif ini sudah diterapkan sejak 8 November 2021," ujarnya.(*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved