Breaking News:

Berita Belu

Ini yang Dilakukan Ombudsman NTT Jawab Keluhan Pelibas di Motaain, Belu

Ini yang Dilakukan Ombudsman NTT Jawab Keluhan Pelibas di PLBN Motaain, Kabupaten Belu

Editor: Kanis Jehola
Dok. Ombudsman NTT
Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton menyerahkan pigura kepada Kepala PLBN Motaain, Belu, Selasa (23/11/2021). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN - Ombudsman RI Perwakilan NTT mengambil langkah cepat menjawabi keluhan pelintas batas ( Pelibas) di PLBN Motaain, Kabupaten Belu terkait dugaan pungutan liar.

Tim Ombudsman NTT pada Selasa (23/11/2021) mendatangi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Belu.

Sekaligus menyerahkan pigura kriiing ombudsman agar di pajang di pintu masuk Indonesia dan pintu keluar ke Timor Leste.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton, kepada Pos-Kupang, Rabu (24/11/2021) mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya menerima keluhan para pelintas batas di PLBN Matoain.

Pertama, soal pungutan tambahan pengurusan paspor bagi para pelintas oleh petugas Imigrasi Atambua.

Kedua, para pemilik kendaraan ekspor impor mengalami pemeriksaan kendaraan oleh oknum petugas Satgas Pamtas RI-RDTL.

Padahal, urusan tersebut seharusnya menjadi tugas dan kewenangan kantor bea cukai di PLBN.

" Kedua hal ini telah saya sampaikan kepada pihak yang berwenang di PLBN Matoain. Tetapi syukurlah permasalahan ini telah diselesaikan bersama semua stakehokders di sana," katanya.

Menurutnya, bagaimanapun layanan PLBN harus mudah, murah, cepat dan transparan sebab PLBN adalah etalase Negara RI.

"Kantor Imigrasi, Kantor Bea Cukai, Kantor Karantina Kesehatan dan seluruh petugas PLBN harus bisa mewujudkan layanan mudah, murah, cepat dan transparan bagi seluruh pelintas batas," katanya.

Diakui Darius, sulitnya akses warga melapor dan tidak tahu ke mana mau melapor berbagai permasalahan layanan pemerintah menjadi alasan. Mengapa mereka terus bergerak memajang pigura kriiing ombudsman di seluruh unit layanan hingga tingkat desa.

"Kami akan terus berupaya agar pigura ini menjangkau seluruh pelosok NTT guna memudahkan akses warga melapor," ujar Darius.

Dirinya mengajak warga untuk terus berupaya memperbaiki layanan pemerintah dengan ikut berpartisipasi menyampaikan laporan via nomor-nomor yang tercantum di pigura yang mereka pasang.

"AWASI, TEGUR DAN LAPORKAN jika mengalami layanan yang belum sesuai standar di seluruh instansi pemerintah. Terima kasih kepada Kepala PLBN Motaain, Enjelinus Klau dan tim PLBN Motaain yang telah berkenan memajang pigura dari kami," tandas Darius.(*)

Baca Berita Belu Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved