Breaking News:

Berita Pemprov NTT

Gubernur Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Pulih Tahun Depan

Agar ekonomi segera pulih. Dan dalam jangka panjang pertumbuhan kembali lebih tinggi menuju Indonesia maju

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/IRFAN HOI
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan ekonomi nasional akan pulih tahun depan. Semangat itu harus terus bersinergi dengan semua pihak guna mendukung opitimisme itu.

"Terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan daerah, Otoritas Jasa Keuangan, lembaga penjamin keuangan, perbankan, dunia usaha, DPR RI Komisi XI, dan masyarakat," katanya dalam
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Jakarta, Rabu 23 November 2021.

Untuk pemulihan ekonomi nasional, lanjut Perry,  ada satu perangkat yaitu vaksinasi dan pembukaan sektor-sektor ekonomi.

Selain itu, dia memaparkan lima respon kebijakan untuk mendukung itu.

Lima respon itu antara lain, transformasi sektor ril. Stimulus fiskal monoter, kredit dan transformasi keuangan, ekonomi keuangan inklusif.

Baginya dorongan vaksinasi yang semakin bertambah akan menambah pula imunitias massa dan terbukanya ekonomi. 

Baca juga: Pemprov NTT Tetap Ikuti Aturan Pemerintah Soal PPKM Jelang Nataru

"Agar ekonomi segera pulih. Dan dalam jangka panjang pertumbuhan kembali lebih tinggi menuju Indonesia maju," ujarnya.

Menurutnya sinergitas vaksinasi dan pembukaan ekonomi dapat fokus pada 24 sub sektor prioritas diantaranya makanan/minuman, kimia, otomotif, karet, logam dan UMKM.

Dia mengajak untuk menyukseskan proyek strategis nasional dan penerpan undang-undang cipta kerja dalam kemudahan investasi dan perizinan serta promsi investasi dan perdagangan.

Sebagaimana diketahui defisit negara APBN 2022 4,6 persen PDB. Perry menyebut BI akan berpartisipasi dalam pendanaan dan pembiayaan APBN sesuai dengan undang-undang nomor 2 tahun 2020.

Baca juga: Realisasi PKB Masih Rendah, Pemprov NTT Kebut Sisa Waktu

"Dengan pendanaan BI pemerintah memfokuskan APBN untuk pemulihan ekonomi," ucapnya.

Tahun 2022 mendatang, BI optimis ekonomi Indonesia akan bangkit. Untuk itu, dia menegaskan adanya semangat sinergi dan inovasi. (*)

Berita Pemprov NTT Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved