Breaking News:

Berita Lembata

Ada Modus Penipuan Pasca Pelantikan Pejabat Eselon II Pemkab Lembata

terbongkar saat Frans menghubungi orang tersebut untuk tanda tangan kuitansi tetapi nomornya sudah tidak aktif lagi

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
Sidang Paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap pidato pengantar nota keuangan atas rancangan Perda Kabupaten Lembata tentang APBD Kabupaten Lembata tahun anggaran 2022, Senin, 21 November 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA--Sehari setelah pelantikan pejabat eselon II Pemkab Lembata atau pada tanggal 16 November 2021, Frans Rowaq, bendahara di Dinas Sosial dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Lembata, menerima telepon dari orang yang mengaku sebagai Kepala Dinas Sosial dan KB yang baru saja dilantik yakni Wenseslaus Pukan. 

Orang tersebut meminta Frans mengirim sejumlah uang dengan alasan Sekda Lembata lagi kekurangan anggaran.

Tak menaruh curiga, Frans sempat menjelaskan bahwa anggaran GU masih dalam proses pencairan sehingga belum ada uang di kantor. Tak hilang akal, orang tersebut meminta Frans meminjam uang pada pihak ketiga atau koperasi. 

"Dia telepon terus, cek uang yang dia minta sudah ada atau belum," kenang Frans saat ditemui di Kantor DPRD Lembata, Selasa, 23 November 2021.

Baca juga: Operasi Zebra Ranakah 2021 Polres Ngada Sasar Vaksinasi Massal Masyarakat Ngada  

Frans pun terkecoh. Dua kali dia melakukan pengiriman ke nomor rekening yang dikirim oknum tersebut. Transfer pertama sebesar Rp 10 juta dan kedua sebesar Rp 20 juta.

Sialnya, uang tersebut Frans pinjam dari seorang temannya juga. 

Kedok penipuan mulai terbongkar saat Frans menghubungi orang tersebut untuk tanda tangan kuitansi tetapi nomornya sudah tidak aktif lagi.

Dia pun bertemu dengan Kepala Dinas Sosial dan KB Kabupaten Lembata, Wenseslaus Pukan dan menceritakan hal ini.

Sebagai pimpinan baru, Pukan tentu heran karena dia juga belum kenal Frans, bendaharanya itu. Jadi, tidak mungkin dia sampai meminta uang dengan alasan tak jelas.

Baca juga: Warga Berdoa di Depan Patung Bunda Maria yang Ditemukan Nelayan Lembata

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved