Breaking News:

UMP Provinsi NTT

UMP NTT Naik Rp 25 Ribu, Serikat Pekerja: Tak Bisa Sejahterakan Buruh

Kenaikan UMP sebesar Rp 25.000 sesuai perhitungan ekonomis yang dilakukan sejumlah pihak yang terkait dengan urusan pengupahan.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Benediktus Polo Maing dan Kepala Dinas Koperasi Tenaga Kerja Transmigrasi Nusa Tenggara Timur Sylvia R Pekujawang saat mengumumkan UMP 2022, Selasa 23 November 2021. 

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Sumba Barat, Dedi S Ora mengimbau masyarakat Sumba Barat umumnya dan para tenaga kerja khususnya agar bersabar menanti keputusan UMK 2022. Apabila sudah ada surat keputusan kenaikan UMK maka pihaknya segera mensosialisasi kepada pengusaha dan pekerja.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan hasil penghitungan penyesuaian nilai UMP dan UMK tahun 2022. Penetapan upah berdasarkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan.

UMP terendah terjadi bagi pekerja Jawa Tengah sebesar Rp 1.813.011 dan UMP tertinggi DKI Jakarta Rp 4.453.724.

"Rata-rata penyesuaian UMP tahun 2022 adalah 1,09 persen," sebut Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri dalam seminar terbuka Proses Penetapan Upah Minimum 2022 secara virtual, Senin 15 November 2021.

Baca juga: Fakta Fakta Penemuan Mayat Ibu dan Anak di Kota Kupang, Sang Kakak Duga Korban Dijemput Mantan Pacar

Masih berpatokan data Badan Pusat Statistik, Indah mengatakan, pertumbuhan ekonomi tertinggi di Maluku Utara dengan kenaikan 12,76 persen, dan pertumbuhan ekonomi terendah yakni Bali -5,83 persen. Sementara kenaikan harga barang atau inflasi tertinggi terjadi Bangka Belitung yang mencapai 3,29 persen dan inflasi terendah Papua -0,40 persen.

Indah juga mengungkapkan, dari 34 provinsi, ada empat provinsi yang nilai UMP tahun 2021 lebih tinggi dari batas atas upah minimum. UMP di daerah-daerah tersebut pada tahun 2022 nilainya sama dengan upah minimum 2021 alias tidak ada kenaikan upah buruh.

Keempat provinsi dimaksud, yaitu Sumatera Selatan dengan upah minimum Rp 3.144.446, Sulawesi Utara Rp 3.310.723, Sulawesi Selatan Rp 3.165.876, dan Sulawesi Barat Rp 2.678.863.

Baca juga: Ingat Marselinus Boro Pria Asal Adonara NTT yang Nikahi Bule Prancis, Kini Bahagia Dikaruniai Anak

Untuk UMK, ada 26 provinsi yang telah menetapkan UMK. Dari Kabupaten/Kota di 26 provinsi sebanyak 255 kabupaten/kota yang telah menetapkan UMK. "Namun, ada 42 UMK yang tidak mengalami penyesuaian dengan rincian," paparnya.

Indah mengatakan, penetapan UMP harus diumumkan oleh gubernur paling lambat 21 November 2021. Sementara UMK paling lambat 30 November 2021.

"Upah minimum ditetapkan oleh Kemenaker, itu jawabannya salah. Yang menetapkan adalah gubernur yang menetapkan UMP, paling lambat 21 November 2021 ini, sekitar 6 hari lagi. Karena 21 itu hari minggu maka harus ditetapkan sehari sebelum hari libur," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved