Breaking News:

Berita Nagekeo

Besok, Dinas Pariwisata Nagekeo Akan Gelar Pelatihan Pengelolaan Toilet di Kampung Boawae

Besok, Dinas Pariwisata Nagekeo Akan Gelar Pelatihan Pengelolaan Toilet di Kampung Boawae

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kondisi toilet di sejumlah homestay di Boawae 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, MBAY-Sekretaris merangkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Nagekeo Rustien Triatmi menjelaskan bahwa pihaknya akan menggelar Pelatihan Pengelolaan Toilet di Kampung Boawae, Kamis 25 November 2021 besok.

Kegiatan tersebut diarahkan kepada Pelatihan Pengembangan Kompetensi SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tingkat Dasar.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelembagaan, Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo Blasius Ajo Bupu melaporkan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari yang dimulai dari tangga 25-27 November 2021.

Para peserta yang ikut dalam kegiatan pelatihan direncanakan sebanyak 46 orang yang terdiri dari unsur pengelola daya tarik wisata, pengelola desa wisata dan juga pengelola toilet yang berdomisili di Nagekeo dengan tingkat pendidikan minimal SLTA yang berusia antara 20-45 tahun yang berasal dari beberapa destinasi wisata di Nagekeo.

"Sasaran utama pelatihan ini yakni peserta tahu dan paham tentang pentingnya tata kelola toilet yang memenuhi standar bersih dan higienis serta terampil menyiapkan toilet yang layak pakai terutama di area destinasi wisata," ujarnya.

Dampak Ikutan

Blasius mengatakab, dalam pelatihan ini, para peserta nginap di rumah warga. Pilihan rumah warga diawali dengan survey, sekaligus pembekalan langsung kepada pemilik rumah mengenai tata kelola homestay atau yang lebih tepat disebut "kamar layak jual" dari aspek pariwisata.

"Dan kami sudah mendata sebanyak 15 rumah warga yang kamarnya siap dan layak jual. Jumlah ini masih bisa bertambah mengingat besarnya animo warga untuk menyiapkan rumah mereka untuk menyukseskan kegiatan ini" ujar Blasius.

Dijelaskannya, homestay, atau sebutan tepatnya kamar layak jual, di destinasi wisata sesungguhnya sangat simpel dan familiar biasa saja sebab untuk menjadi kamar layak jual tidak harus memakai gedung mewah.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved