Breaking News:

Berita Flotim

Antisipasi Penimbunan Minyak Goreng, Disperindag Flotim Sidak Tempat Penjualan

Disperindag melakukan operasi pasar di tempat penjualan maupun gudang-gudang penyedia minyak goreng maupun sembako

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA)
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Flores Timur, Siprianus Ritan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA-- Harga minyak goreng di pasar baru Larantuka naik mencapai Rp20.000 per liter dari harga normal Rp.15.000.

Kenaikan harga minyak itu secara nasional dan berdampak ke pasar-pasar tradisional. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Flores Timur, Siprianus Ritan mengatakan, kenaikan harga minyak itu berdampak pada pasokan atau impor minyak ke daerah. 

Guna menetralisir harga minyak di pasar, Disperindag mempunyai strategi, selain penyediaan stok minyak di bulog untuk melayani masyarakat,  juga melakukan operasi pasar.

"Bulog masih punya stok minyak goreng yang cukup banyak. Tugas dinas teknis, kami melakukan operasi pasar. Yang sebelumnya dua minggu sekali, tapi saat ini seminggu dua kali. Diharapkan masyarakat bisa mengakses minyak di bulog yang tersedia," ujarnya kepada wartawan, Rabu 24 November 2021.

Baca juga: 13 Kasus DBD di Flores Timur, 1 Meninggal Dunia

Untuk mengantisipasi permainan harga, Disperindag melakukan operasi pasar di tempat penjualan maupun gudang-gudang penyedia minyak goreng maupun sembako.

"Operasi dilakukan di gudang-gudang untuk antisipasi penimbunan minyak juga sembako. Tugas kami setiap hari lakukan door to door untuk memantau stok," tandasnya. (*)

Berita Flores Timur Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved