Breaking News:

Berita Kota Kupang

Syarat Pelaku Perjalanan, Pemkot Kupang Patuh Instruksi Gubernur NTT

Sedangkan yang belum divaksin wajib menunjukkan hasil negatif RT- PCR 3 x 24 jam sebelum keberangkatan

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Wakil Walikota Kupang dr. Herman Man saat memberi keterangan kepada wartawan Jumat 23 Juli 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang patuh pada surat edaran Gubernur NTT terkait syarat pelaku perjalanan di wilayah NTT, baik yang menggunakan moda transportasi darat,laut maupun udara.

Informasi yang diperoleh, Selasa 23 November 2021 menyebutkan, instruksi Gubernur NTT ini ditujukan kepada Wali Kota Kupang dan para bupati se-NTT. 

Instruksi yang dikeluarkan itu  tentang pemberlakuan pelayanan angkutan transportasi bagi pelaku perjalanan pada masa  Pandemi Covid-19.

Dalam instruksi itu, menyatakan dalam melakukan pelayanan angkutan transportasi bagi pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara, laut, penyeberangan dan  darat di dalam dan keluar wilayah NTT pada masa Pandemi Covid-19 tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Baca juga: PKBS GMIT Bertemu Wali Kota Kupang

Pelaku perjalanan yang sudah di vaksin minimal satu kali yang masuk ke seluruh wilayah NTT menggunakan moda transportasi udara, laut dan penyeberangan wajib menunjukkan hasil negatif rapid antigen 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan yang belum divaksin wajib menunjukkan hasil negatif RT- PCR 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan bagi pelaku perjalanan keluar wilayah NTT mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku di daerah tujuan.

Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara, laut dan penyeberangan di dalam wilayah NTT yang sudah dua kali menerima vaksin dibebaskan dari syarat tes PCR dan Rapid Test Antigen, sedangkan pelaku perjalanan yang baru menerima satu kali vaksin wajib menunjukkan hasil tes negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil 1 x 24 jam sebelum keberangkatan dan wajib mematuhi protokol kesehatan serta mengisi e-HAC Indonesia.

Sementara bagi masyarakat yang menggunakan moda angkutan transportasi darat antar kabupaten dan kota dalam wilayah NTT yang sudah menerima 1 kali  vaksin dan 2 kali vaksin dibebaskan dari syarat negatif rapid antigen. 

Baca juga: Remaja Kaisarea Kota Kupang Senang Beraktivitas Kembali

Sedangkan yang belum divaksin, wajib menunjukkan hasil negatif rapid antigen.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man mengatakan, Pemkot Kupang tetap mematuhi surat edaran atau instruksi Gubernur NTT tentang syarat pelaku perjalanan di masa Pandemi Covid-19.

Hermanus juga terus meminta masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan menghindari kerumunan.(*)

Berita Kota Kupang Terkini
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved