Breaking News:

Berita Flores Timur

Begini Besaran Upah Minimum Kabupaten yang Ditetapkan Pemda Flores Timur Tahun 2022

Pemerintah Daerah (Pedmda) Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga saat ini belum menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) lan

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli, SH 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM,LARANTUKA-Pemerintah Daerah (Pedmda) Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga saat ini belum menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) lantaran masih menunggu petunjuk Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).

Meski demikian, Pemda Flotim akan menyesuaikan UMK dengan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT terkait dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang juga menunggu penetapan dari Gubernur NTT.

Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli mengatakan, untuk menentukan naik atau turunnya UMK akan berpatokan pada UMP juga UMR. Meski demikian, penentuan UMK itu juga disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah, inflasi, harga perkiraan sementara (HPS) juga daya beli. 

"Patokannya UMP provinsi berapa, secara regional berapa. Namanya, upah minimum jadi boleh naik, boleh juga turun. Tapi harus dijelaskan turunnya berapa serta alasannya. Yang jelas kita sesuaikan kondisi keuangan daerah, inflasi harga perkiraan sementara, daya beli dan lainnya," ujarnya kepada wartawan, Senin 23 November 2021.

Ia mengaku telah meminta kepala dinas Nakertrans untuk melakukan tinjauan dan kajian untuk segera dikirim ke kepala daerah. 

"Saya sudah minta Kadis Nakertrans melakukan kajian untuk dikirimkan ke bupati untuk ambil keputusan," tandasnya. (*)

Berita Flores Timur Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved