Breaking News:

Berita Sumba Timur

Badan Riset dan Inovasi Nasional Diseminasi Hasil Penelitian Dampak Covid Bagi masyarakat Marapu

Badan Riset dan Nasional (BRIN) Gelar Diseminasi Hasil Penelitian Dampak Covid Bagi masyarakat Marapu

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Pembukaan Kegiatan hasil penelitian tentang Pandemik Covid-19 Dari Perspektif Sosial Demografi di Kambaniru Beach Hotel and Resort Waingapu Sumba Timur, Selasa 23 November 2021. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Badan Riset dan Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Kependudukan bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik melakukan diseminasi hasil penelitian tentang Pandemik Covid-19 Dari Perspektif Sosial Demografi.

Diseminasi dengan analisa tema khusus long form sensus penduduk 2020 tersebut dilaksanakan di Kambaniru Beach Hotel and Resort Waingapu Sumba Timur, Selasa 23 November 2021.

Diseminasi dilakukan terhadap hasil penelitian dengan judul Masyarakat Marapu di tengah Pandemik Covid-19 : Perubahan Sosial Demografi dan reapons menghadapi dampak pandemi yang dilakukan oleh Allah Huda Yusuf, Desintha Vibrianty, Gusty Ayu Ketut Suriarti, I.G.N.A. Rama G., Inayah Hidayati dan Sari Seftiani.

Kegiatan Diseminasi uang dihadiri pimpinan BPS se Sumba, perwakilan pemerintah daerah, dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala BPS NTT, Adi Hendrik Manafe yang didampingi Koordinator Program dan Perencanaan Riset BRIN,Trina Susanti.

Baca juga: Masyarakat Marapu Memahami Covid-19 dan Protokol Kesehatan

Adi Hendrik Manafe dalam sebutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerjasama yang telah dilaksanakan oleh BRIN dan BPS.

Data dan statistik, kata Manafe, menjadi kruisial karena kebutuhan data menjadi support sistem dalam berbagai pengambilan kebijakan.

"Kerjasama ini sudah tepat. Tim mengkoordinasikan untuk melakukan kajian covid terhadap masyarakat adat kepercayaan Marapu di Pulau Sumba," kata Manafe.

Ia menyebutkan, dampak Covid yang ditimbulkan pada masyarakat adat khusunya pemeluk Marapu di Sumba tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan tapi juga sosial demografi dan ekonomi.

Kesulitan akibat penurunan aktivitas ekonomi cukup dominan dalam kehidupan masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved