Breaking News:

Berita Belu

Serikat Pekerja Kabupaten Belu Harap UMP Naik 10-30 Persen

khususnya Kabupaten Belu, kenaikan UMP yang tergolong kecil ini kurang mensejahterakan pekerja

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Serikat Pekerja Kabupaten Belu Harap UMP Naik 10-30 Persen
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Sekretaris DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Cabang Belu, Marius Nahak.

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Sekretaris DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Cabang Belu, Marius Nahak mengharapkan Gubernur NTT dapat menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 naik 10 sampai 30 persen.

"Saya mengharapkan UMP 2022 kalau bisa oleh gubernur menetapakan minimal naik 10-30 persen. Contoh DKI Jakarta tiap tahun naik 18 persen. Nah, kalau naik 18 persen saja di NTT berarti sekitar 300 ribu. Kalau naik 18 persen ditambah dengan UMP tahun 2021 maka UMP tahun 2022 sebesar Rp. 2.250.000", pinta Marius
ketika dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Senin 22 November 2021. 

Katanya, ia belum mendapat informasi tentang penetapan UMP oleh Pemerintah Provinsi NTT. Namun secara nasional, Menteri Tenaga Kerja sudah menetapkan kenaikan UMP tahun 2022 sebesar 1,09 persen. 

Baca juga: 47 Warga Belu Meninggal Terserang Covid-19 

Kenaikan ini tergolong kecil dan otomatis di tingkat provinsi dan kabupaten akan menetapkan kenaikan UMP kurang dari nasional. 

"Menteri Tenaga Kerja menetapkan kenaikan UMP secara nasional 1,09 persen. Menurut kami serikat buruh 
dari pusat sampai ke daerah keberatan karena kalau secara nasional ditetapkan 1,09 persen, berarti gubernur di masing masing provinsi tentu akan menerapkan di bawah itu", ujarnya.

Lanjut Marius, dalam konteks NTT, khususnya Kabupaten Belu, kenaikan UMP yang tergolong kecil ini kurang mensejahterakan pekerja. Pasalnya, UMP di Kabupaten Belu tahun 2021 sebesar 1.950.000. 

Marius mengharapkan, kenaikan UMP tahun 2022 berkisar 20-30 persen. 

Baca juga: Pembanguan Rumah Korban Bencana Adonara Belum Rampung

"Terlepas alasan COVID-19, saya pikir  sekarang sudah mulai normal kembali. Misalnya angkutan kota dalam provinsi, beberapa bulan lalu jumlah penumpang satu dua orang saja tapi sekrang kan sudah mulai lebih dari itu", kata Marius. (*)

Berita  Belu Terkini
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved