Breaking News:

Berita Lembata

Sanggar Gelekat Asosiasi Mahasiswa Lembata Kupang Kenalkan Budaya di Toyota Dance Competition

Gelekat AML Kupang benar-benar ada dan mampu membawakan tarian di tingkat propinsi terkhususnya di kota Kupang

Editor: Rosalina Woso
Sanggar Gelekat Asosiasi Mahasiswa Lembata Kupang Kenalkan Budaya di Toyota Dance Competition
foto: Dok. AML Kupang/ Pose bersama
AML Kupang/ Pose bersama

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Asosiasi Mahasiswa Lembata (AML) Kupang mengikut sertakan sanggar Gelekat di Nusa Toyota Dance Competition.

Kegiatan itu dalam rangka Grand Launching All New Avanza dan Veloz, Nusa Toyota NTT menggelar event Nusa Toyota Fair 2021 yang bertempat di Attrium Lippo Plaza Kupang, Sabtu 20 November 2021 kemarin.

Event ini dimeriahkan dengan adanya Nusa Toyota Dance Competition dan juga Pameran Mobil Toyota.

Pendaftaran Nusa Toyota Dance Competition dibuka sejak Kamis, 18 November 2021 dan di pentaskan pada Sabtu, 20 November 2021 dengan jenis tarian yang dilombakan adalah Tradisional Modern (Kontemporer).

Mendengar hal ini, Kepala Bidang Seni dan Budaya Asosiasi Mahasiswa Lembata (AML) Kupang, Darius Tak Edang segera mendaftarkan dan mengikutsertakan Sanggar Gelekat AML Kupang dalam Nusa Toyota Dance Competition ini.

Baca juga: Pegawai Unit Mobil Sampah Dinas Kebersihan Kota Kupang Tewas dengan Sebuah Tusukan

"Saat ini Sanggar Gelekat AML Kupang belum banyak orang yang tahu. Melalui event ini saya bertekad dan niat yang tulus untuk memperkenalkan Sanggar ini sekaligus memperkenalkan juga budaya dari Kabupaten Lembata dengan langkah mengikuti lomba Traditional Moderen Dance (KONTEMPORER) Nusa Toyota Fair 2021," kata Darius.

Dia menyebut keikutsertaan sanggar Gelekat itu juga membuktikan bahwa sanggar Gelekat AML Kupang masih eksis hingga saat ini.

"Tarian dan alat musik yang telah di pertunjukan bisa menghibur para juri, penonton dan membuktikan bahwa Sanggar Gelekat AML Kupang benar-benar ada dan mampu membawakan tarian di tingkat propinsi terkhususnya di kota Kupang," ujarnya.

Mengangkat budaya Lembata, Sanggar Gelekat AML Kupang membawakan tarian Paji dan Demong. Tarian ini, menurutnya,  menceritakan tentang terjadinya peperangan saudara antara Paji dan Demong yang di karenakan oleh politik adu domba pada zaman lampau. 

Baca juga: Tidak Ada Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Kupang

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved