Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik 20 November 2021: Ia Bukan Allah Orang Mati, Melainkan Allah Orang Hidup

Antiokhus Epifanes percaya diri sebagai raja yang baik hati. Kenyataannya dia terkenal rakus dan kejam, lalim dan serakah.

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Ambros Ladjar 

Renungan Harian Katolik Sabtu 20 November 2021: Ia Bukan Allah Orang Mati, Melainkan Allah Orang Hidup
(1 Mk 6: 1-13; Lk 20: 27-40)

Oleh: RD. Ambros Ladjar

POS-KUPANG.COM - Antiokhus Epifanes percaya diri sebagai raja yang baik hati. Kenyataannya dia terkenal rakus dan kejam, lalim dan serakah.

Sebab ia merampas perkakas emas dan perak di Yerusalem dan juga di tempat lain.

Selain itu, dia menyuruh menumpas penduduk Yehuda. Karena kekejiannya di atas mezbah terbongkar, maka ia langsung jatuh sakit.

Ia menoleh ke belakang dan sadar melihat kelakuannya yang salah.

Semua itu mengakibatkan malapetaka yang dialami di akhir hidup.

Dengan itu, dia sadari kelemahannya dan bertobat. Sebab tobat adalah syarat untuk hidup kekal.

Penjelasan Yesus tentang kebangkitan badan begitu sinis disambut orang Saduki. Sebab mereka tak mengakui adanya kebangkitan itu, sendiri berbeda dengan orang Yahudi lainnya. Sebab itu mereka ajukan soal yang amat mustahil.

Mereka mengangkat kasus perkawinan, orang yang mati tanpa meninggalkan turunan.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 18 November 2021: Kota Tercinta

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved