Breaking News:

Berita Belu

Mayoritas Anak Muda Indonesia Percaya Dunia Membaik

generasi untuk mengetahui pandangan mereka tentang dunia dan pengalaman sebagai seorang anak pada masa ini

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
twitter
unicef 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM| KUPANG--Lebih dari 80 persen anak dan pemuda di Indonesia percaya bahwa dunia semakin baik dari generasi ke generasi.

Hal ini terungkap melalui survei global UNICEF dan Gallup yang dipublikasikan menjelang Hari Anak Sedunia. 

Dalam rilis yang diterima Pos Kupang. Com, Pejabat Sementara Perwakilan UNICEF, Robert GassGass menjelaskan, survei bertajuk Changing Childhood itu juga menunjukkan bahwa orang-orang muda lebih mungkin percaya bahwa kehidupan seorang anak kini lebih baik

Sebagian besar dari mereka yakin bahwa layanan kesehatan, pendidikan, dan keamanan fisik sudah lebih baik bagi anak-anak pada masa ini dibandingkan pada masa kecil orang tua mereka dahulu. 

Namun, perlu diketahui bahwa optimisme ini tidak berarti kaum muda naif—dalam survei, mereka pun mengungkapkan keresahan terhadap aksi-aksi perubahan iklim, sikap skeptis terhadap informasi yang diperoleh dari media sosial, dan tantangan menghadapi depresi dan rasa cemas.

“Di tengah pandemi, krisis iklim yang makin buruk, dan disrupsi sosio-ekonomi yang belum pernah terjadi dalam skala ini sebelumnya, anak dan pemuda di Indonesia tetap memiliki harapan akan masa depan dan mau terlibat untuk mewujudkannya,” ujar Pejabat Sementara Perwakilan UNICEF, Robert Gass. 

Baca juga: Dukungan UNICEF, Dinkes Sikka Latih Komunikator dan Juru Kampanye Vaksinasi COVID-19

“Pada titik penting inilah, para pemimpin harus mendengarkan suara-suara generasi muda yang memanggil dan dengan lantang menyerukan aksi yang berani dan mendesak", tambahnya. 

Survei global tersebut adalah survei pertama, di antara survei lain yang sejenis, yang mewawancarai responden lintas generasi untuk mengetahui pandangan mereka tentang dunia dan pengalaman sebagai seorang anak pada masa ini. 

Responden mencakup lebih dari 21.000 orang dari dua kelompok usia (15—24 tahun dan 40 tahun ke atas) di 21 
negara, termasuk di Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved