Breaking News:

Berita Pemprov NTT

FEB Unwira dan OJK Jakarta Selenggarakan Webinar Pengenalan OJK dan Produk Keuangan 

pembobolan bank, koperasi bodong dan berbagai kegiatan di sektor jasa keuangan yang merugikan masyarakat banyak,

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
FEB Unwira dan OJK Jakarta Selenggarakan Webinar Pengenalan OJK dan Produk Keuangan 
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Webinar FEB Unwira dan OJK 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta menggelar webinar pada Jumat, 19/11/2021.

Webinar dengan tema "Pengenalan OJK & Produk Jasa Keuangan (Fintech) l" ini digelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan mahasiswa dan dosen FEB Unwira sehingga para mahasiswa bisa mengetahui tentang OJK dan Pengenalan Produk Jasa keuangan khususnya Financial Technology. 

Acara webinar dipimpin oleh dosen Prodi Akuntansi FEB, Viany C. Pah dan dimoderatori oleh Hedwig Hendrikus T. Ledjap, SE, M.Si yang adalah dosen Manajemen. 

Materi dibawakan oleh pengawas pada Bagian Pengawasan Financial Technology
Direktorat Pengaturan, Perizinan dan Pengawasan Financial Technology Otoritas Jasa Keuangan, Hiroanto Allifriadi.

Baca juga: Pemprov NTT Salurkan Bantuan Seroja Untuk Kabupaten Sumba Timur

Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Unwira, Jou Sewa Adrianus SE,MM dan diikuti oleh 288 peserta dari Unwira dan umum. 

Dekan FEB Unwira, Jou Sewa Adrianus SE,MM dalam sambutannya mengatakan, pihaknya ingin mengetahui lebih mendalam tentang tugas dan fungsi serta peran OJK dalam sektor Jasa keuangan yang mampu melindungi kepentingan konsumen maupun masyarakat. 

"Apalagi dalam perkembangan teknologi keuangan yang setiap hari terjadi malapetaka pembobolan bank, koperasi bodong dan berbagai kegiatan di sektor jasa keuangan yang merugikan masyarakat banyak," kata Adrianus.

"Untuk itu pada hari ini kami butuh informasi dan upaya OJK dalam melindungi konsumen atau masyarakat yang sering dirugikan oleh pihak lain," tambahnya.

Sementara dari pihak OJK, Hiroanto Allifriadi mengungkapkan, OJK bersama asosiasi menyelenggarakan edukasi kepada masyarakat yang rentan menjadi korban pinjaman online (Pinjol) ilegal baik online maupun offline. 

"OJK dan asosiasi melakukan publikasi pada media massa dan sosial terkait pengenalan dan manfaat p2p lending serta ciri modus dan bahaya pinjol ilegal," ujarnya.(*)

Berita Pemprov NTT Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved