Breaking News:

Berita Kota Kupang

Obyek Wisata Pantai Batu Kapala Jadi Fokus Pengembangan

Obyek wisata di Kota Kupang saat ini menjadi fokus pengembangan, yakni obyek wisata Pantai Batu Kapala. Obyek ini sudah menjadi lirikan wisatawan

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Obyek wisata Batu Kapala di Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Gambar diambil Kamis 18 November 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Obyek wisata di Kota Kupang saat ini menjadi fokus pengembangan, yakni obyek wisata Pantai Batu Kapala. Obyek ini sudah menjadi lirikan wisatawan.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Kamis 18 November 2021, obyek wisata Pantai Batu Kepala ini dikelola pemerintah bersama KSM Batu Kapala. Di dalam obyek wisata,  ini terdapat

spot-spot foto yang indah ,terutama di atas tanjung. Ada sejumlah lopo  dan sarana prasarana lainya serta tempat bersantai.

Untuk mencapai lokasi ini, hanya memakan waktu beberapa menit dari pusat kota. Obyek wisata ini secara geografis terletak di Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Dari ruas jalan Kupang ke Tenau, lokasi obyek wisata ini sudah bisa dilihat, karena ada tugu yang bertuliskan Batu Kapala Beach.

Baca juga: Kelola Pantai Wisata Nunbaun Delha dan Batu Kepala, Pemkot Kupang gandeng Investor Australia

Di sekitar obyek wisata ini ada lapangan yang bisa digunakan untuk bermain. Di sekitar pantai ada perahu-perahu nelayan. Pengunjung juga bisa menikmati laut yang ada di sekitar pesisir. Sarana yang terdapat di obyek wisata ini antara lain, toilet, lopo tempat bersantai.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina M.D. Getha, S.T, M.M mengatakan, ada dua obyek wisata yabg akan menjadi fokus pengembangan kedepan, yakni Pantai Batu Kapala di Nunhila dan Ekowisata Mangrove di Kelurahan Oesapa Barat.

Menurut Josefina, untuk obyek wisata Pantai Batu Kapala juga menjadi salah satu obyek wisata di Kota Kupang yang menjadi tujuan wisata.

"Obyek wisata Batu Kapala di Nunhila itu juga bagus, karena pengunjung bisa menikmati sunset pada sore hari," ujarnya.

Sedangkan untuk obyek wisata Mangrove terjadi kerusakan pada jembatan papan pada beberapa waktu lalu, ketika adanya Badai Seroja.

"Karena hutan mangrove juga merupakan salah satu segmen pengembangan ekowisata mangrove, maka saya sedang koordinasi untuk melihat site plan. Karena, kami juga ada ajukan anggaran untuk merehabilitasi obyek wisata itu," kata Josefina. (*)

Baca Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved