Breaking News:

Berita Kota Kupang

Inilah Bentuk PKM yang Dilakukan Politani Kupang

Politeknik Pertanian Negeri ( Politani) Kupang melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ( PKM) di Kelompok Tani Sesawi Bersaudara

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Dokumentasi
Prodi TIH Politani Kupang sementara melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelompok Tani Bersaudara, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa,Kota Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Politeknik Pertanian Negeri ( Politani) Kupang melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ( PKM) di Kelompok Tani Sesawi Bersaudara, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Kegiatan ini berlangsung selama delapan bulan terhitung sejak Agustus 2021. PKM ini dilakukan oleh Program Studi (Prodi) Teknologi Industri Hortikultura (TIH).

Ketua Prodi TIH, Ir. Eko Juwaningsih,M.Si, Rabu 17 November 2021 mengatakan, kegiatan PKM merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma dosen untuk berbagi pengetahuan, ketrampilan dan teknoligi sesuai permasalahan atau kebutuhan kelompok tani.

Eko Juwaningsih juga berharap kerjasama tersebut terus berlanjut sebagai bagian dalam membangun dan memajukan usahatani terutama di Kota Kupang.

Kegiatan PKM ini dilakukan berupa diskusi, praktik, rancang bangun, demplot, dan pendampingan (monev).

Baca juga: Mahasiswa Politani Kupang Protes Kenaikan Uang Kuliah

Sejumlah anggota Kelompok Tani Bersaudara antusias mengkuti kegiatan ini termasuk bersemangat melakukan praktik setelah berdiskusi.

Petrus Lesi mewakili kelompok tani bersyukur dan berterima kasih kepada Politani Kupang khususnya Prodi TIH yang telah mengadakan kegiatan ini karena berguna menambah pengetahuan dan ketrampilan yang pastinya akan diterapkan.

Beberapa komentar kelompok tani juga mengatakan, dengan mengikuti kegiatan tersebut, maka apabila mereka ke toko membeli benih, mereka sudah bisa memilih benih berkualitas dan tahu cara penyimpannya agar terjaga mutunya.

Anggota lainnya menambahkan sangat mudah membuat pupuk bokashi, pupuk organik cair, dan pestisida nabati serta menghitung rugi atau untung usaha tani juga sudah dapat dilakukan.

Kelompok tani ini senang dengan adanya sentuhan teknologi berupa sistem irigasi rotary sprinkle yang sangat membantu mengurangi waktu dan tenaga.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved