Breaking News:

Berita Kota Kupang

Dikbud Kota Kupang : Kepsek dan Guru Lakukan Bimbingan Lebih Intensif

kegiatan pembelajaran selama masa Pandemi Covid-19 praktis tidak seoptimal dibandingkan dengan pembelajaran normal

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Dikbud Kota Kupang : Kepsek dan Guru Lakukan Bimbingan Lebih Intensif
POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Oktovianus Naitboho,S.Pd,M. Si.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kupang  menegaskan kepada para kepala sekolah (kepsek) dan guru agar lebih intensif dalam melakukan bimbingan, pendampingan dan pengawasan terhadap siswa sekolah dasar (SD)  kelas rendah, terutama kelas 2.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Dikbud Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami,M.Si melalui Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Oktovianus Naitboho, S.Pd,M.Si ,Rabu 17 November 2021.

Menurut Okto, Dinas Dikbud Kota Kupang telah menegaskan kepada para kepsek dan guru-guru supaya dalam tatap muka saat ini perlu memberikan perhatian ekstra kepada siswa terutama siswa di kelas rendah.

Kita minta supaya para kepala sekolah dan guru lebih intensif melakukan bimbingan dan pendampingan kepada siswa kelas rendah," katanya.

Baca juga: PMI NTT akan Gelar Musprov IX di Kota Kupang

Dikatakan, pembelajaran bagi siswa kelas rendah harus fokus, yakni membaca dan menulis serta berhitung.

"Kita kembali ke pemantapan atau pengulangan kembali materi-materi sebelumnya, terutama baca dan tulis. Jika siswa kelas 2, maka guru berikan kembali pelajaran kelas 1," katanya.

Dia mengakui, selama masa Pandemi Covid-19, pembelajaran praktis tidak seoptimal pembelajaran di masa normal.

"Memang kita akui bahwa kegiatan pembelajaran selama masa Pandemi Covid-19 praktis tidak seoptimal dibandingkan dengan pembelajaran normal," kata Okto.

Lebih lanjut dikatakan, selama Pandemi sejak tahun lalu, siswa SD kelas 1 yang saat ini duduk di kelas 2 memang mengalami sedikit kendala dalam membaca dan menulis.

Baca juga: Ini Permintaan Wali Kota Kupang Terhadap Persatuan Insinyur Indonesia

"Saat itu pelayanan saat itu b guru terbatas, Kondisi ini artinya bahwa, siswa  kelas rendah di SD perlu dibimbing secara ekstra lagi. Kalau kita lihat juga siswa SD kelas 1 yang naik ke kelas 2 itu semuanya hanya semacam pengertian karena adanya Pandemi Covid-19.

Bahkan, proses penilaian oleh guru juga tidak seperti layaknya pembelajaran dalam masa normal," ujarnya.(*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved