Breaking News:

Liga 2

Persis Solo Keok Lawan PSIM Yogyakarta, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Sejumlah suporter Persis Solo berkonvoi di sekitar Stadion Manahan, sesaat setelah Persis Solo dipastikan kalah 0-1 lawan rival bebuyutan mereka, PSIM

Editor: Ferry Ndoen
TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Ratusan Suporter Persis Solo berkonvoi di sekitar Stadion Manahan Solo, tanda tak puas setelah Persis Solo menelan kekalahan memalukan 0-1 dari PSIM Jogja, di Liga 2, Senin (15/11/2021). 

POS KUPANG.COM -  Sejumlah suporter Persis Solo berkonvoi di sekitar Stadion Manahan, sesaat setelah Persis Solo dipastikan kalah 0-1 lawan rival bebuyutan mereka, PSIM Jogja, 0-1, Senin (15/11/2021).

Pantuan wartawan TribunSolo.com di lapangan, suporter yang diperkirakan berjumlah ratusan orang itu, datang ke Stadion Manahan setelah laga Derby Mataram selesai.

Sayup-sayup sorakan para suporter mendesak agar manajemen Persis Solo memecat pelatih Eko Purdjianto.

Sambil meneriakkan, 'EkoOut' ratusan suporter ini memenuhi Jalan Adi Sucipto.

Baca juga: Begini Catatan Khusus Aliansi Suporter Persipura Kepada Manajemen Mutiara Hitam

Anggota kepolisian yang berjaga menembakkan gas air mata, untuk membubarkan kerumunan suporter.

Ratusan suporter itu pun semburat, membubarkan diri masuk ke gang-gang rumah warga.

Sementara ini, Jalan Adi Sucipto di depan Stadion Manahan, diblokade kepolisian dari Polresta Solo.

Kekalahan Menyakitkan

Punya tim paling mahal di Liga 2, dengan sokongan dana melimpah, Persis Solo nyatanya bisa kalah juga. 

Rekor tak terkalahkan tim milik anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, selama tujuh laga di Liga 2, akhirnya terputus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved