Breaking News:

Liga 1

Menpora Zainudin Amali : Hukum Berat Otak Pengaturan Skor, Tak Boleh Ada di Lingkungan Sepak bola

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku geram dengan munculnya pengaturan skor di kompetisi sepak bola Indonesia.

Editor: Ferry Ndoen
Kemenpora.go.id
Menpora Zainudin Amali 

POS KUPANG.COM - – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku geram dengan munculnya pengaturan skor di kompetisi sepak bola Indonesia.

Untuk itu, Menpora Amali sangat mendukung upaya PSSI yang kini tengah mencari dalang yang mempengaruhi lima pemain Perserang agar bermain tidak sportif – pengaturan skor.

Menpora berharap apabila nanti pelaku utama itu ditemukan, pelaku tersebut harus diberikan sanksi seberat-beratnya dari PSSI.

Salah satunya tak boleh lagi terlibat di kegiatan sepak bola baik resmi maupun tidak resmi.

Baca juga: Pemain Liga 1 Indonesia Jangan Coba-Coba Berani Sentuh Wasit, Ini Hukuman Komite Disiplin PSSI

“Saya kira ini langkah yang tepat dari PSSI langsung melaporkan itu ke Kepolisian dan kita harpa kalau itu terbukti maka ini harus benar-benar dibuat ada efek jera, tidak boleh hanya dihukum yang ringan sebab kalau tidak mereka akan mengulang lagi,” kata Menpora di sela-sela kesibukannya memantau jalannya Peparnas XVI Papua.

“Jadi saya harap pihak kepolisian segera tindaklanjuti laporan dari PSSI dan bisa terungkap siapa pelakunya, siapa otak dibalik itu dan hukumannya harus berat,” lanjut Menpora.

“Kalau benar-benar terbukti, orang ini tidak boleh ada lagi di lingkungan sepak bola baik yang resmi maupun tidak resmi. Harus begitu karena itu merusak sepakbola kita,” Jelasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya lima pemain Perserang telah mengaku bahwa mereka bermain tidak sportif di beberapa pertandingan grup B Liga 2.

Kelima pemain tersebut pun kini sudah dipecat oleh manajemen Perserang dan diberikan sanksi oleh Komite Disiplin PSSI.

Tak puas sampai di situ, kini PSSI masih memburu Mr X yang menelepon salah satu pemain Perserang yang menyuruhnya agar melakukan pengaturan skor.

Akan tetapi Mr X yang saat itu menghubungi dengan private number sulit ditemukan oleh PSSI.

Untuk itu PSSI melaporkan kepada pihak Kepolisian dan berharap pihak Kepolisian bisa melacak dan menemukan orang tersebut.

Berita Liga 1 Lainnya :

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Menpora Berharap Otak Pengaturan Skor Dihukum Berat, Tidak Boleh Lagi Ada di Lingkungan Sepak bola

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved