Breaking News:

Berita Internasional

Penangkapan Ikan Ilegal Oleh Kapal Nelayan Indonesia Menjadi Kekhawatiran Australia 

Jumlah kapal penangkap ikan yang dicegat di lepas pantai barat laut Australia Barat telah meroket ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Editor: Agustinus Sape
Disediakan: Australian Border Force
Pasukan Perbatasan Australia mengatakan 16 kapal menangkap ikan secara ilegal di dekat Rowley Shoals. 

Penangkapan Ikan Ilegal Oleh Kapal Nelayan Indonesia Menjadi Kekhawatiran Australia 

POS-KUPANG.COM - Jumlah kapal penangkap ikan yang dicegat di lepas pantai barat laut Australia Barat telah meroket ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Data baru mengungkapkan lebih banyak kapal yang dicegat selama tiga bulan tahun ini daripada tujuh tahun sebelum pandemi COVID-19, menyoroti kekhawatiran tentang skala aktivitas penangkapan ikan ilegal di daerah tersebut.

Operator sewaan Harley Cuzens mengatakan bahwa dia melihat kapal dan nelayan ilegal sepanjang waktu.

"Saya belum pernah melihat yang seperti ini," kata Cuzens.

"Saya pikir ini luar biasa. Anda tidak pergi satu jam tanpa melihat kapal nelayan Indonesia lainnya."

Hanya ada tujuh kapal yang dicegat di lepas pantai barat laut Australia Barat pada tahun keuangan 2012-13.

Jumlah itu berfluktuasi sepanjang dekade dari hanya lima dari 2018 hingga 2019 dan empat tahun berikutnya menjadi 85 kapal pada 2020-21.

Jumlah ini semakin meningkat tahun ini, dengan 103 kapal dicegat dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Ketika ditanya tentang masuknya kapal, Perdana Menteri Australia Scott Morrison membela Pasukan Perbatasan Australia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved