Breaking News:

Berita Kota Kupang

Aplikasi Si Hebat Diklaim Cipta Efisien Anggaran BBM Pemkot Kupang

pihaknya sedang melakukan sosialisasi kepada pimpinan OPD dan para sopir dilingkup Pemkot Kupang.

Editor: Rosalina Woso
Dok. Prokompim
Uji coba aplikasi Si Hebat  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG --Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang baru-baru ini melaunching sebuah aplikasi yang digunakan untuk menyesuaikan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai sasaran. Dampaknya diklaim menciptakan efisien anggaran.

Penggagas aplikasi ini adalah Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH., M.Si., bersama tim dalam rangka mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat II.

Ide pembuatan aplikasi tersebut berangkat dari persoalan yang dihadapi Pemkot Kupang yakni kendaraan dinas dalam penggunaan BBM masih menggunakan kupon yang berpotensi digunakan oleh orang yang tidak berhak, tidak tepat sasaran dan menyebabkan terjadinya pemborosan anggaran.

"Aplikasi si Hebat dirancang untuk mewujudkan penggunaan BBM di lingkungan Pemkot Kupang yang tepat sasaran yang berdampak pada efisiensi anggaran," kata Yanuar kepada Pos Kupang, Sabtu 13 Oktober 2021.

Ia menjelaskan, aplikasi ini nantinya akan diinstal pada ponsel Android petugas pengisi BBM di SPBU. Aplikasi itu akan melakukan scan QR Code yang ditempelkan pada tiap kendaraan dinas milik Pemkot Kupang.

Baca juga: Kasus Covid-19 Tersebar di 11 Kelurahan Kota Kupang

Maksud scan QR Code, kata Yanuar, untuk memastikan kendaraan itu adalah benar milik Pemkot dan tercatat sebagai aset. Petugas menurutnya hanya menggunakan aplikasi itu untuk mengecek kepastian kendaraan tersebut.

Hingga saat ini, menurutnya, dia mengaku pihaknya sedang melakukan sosialisasi kepada pimpinan OPD dan para sopir dilingkup Pemkot Kupang.

Rencanannya, pada awal tahun depan atau 1 Januari 2022, aplikasi ini akan resmi digunakan di Kota Kupang. Aplikasi ini hanya digunakan oleh kendaraan dinas yang terdaftar sebagai aset Pemkot Kupang. 

"Tujuan lain adalah mendukung kebijakan transaksi non tunai dan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE ) yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat," paparnya

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved