Breaking News:

Berita Sikka

Pedagang Pasar Alok Takut Rugi Kalau Barang Tidak Laku

muatan bawang merah dan bawang putih yang beratnya berton-ton. Kendati jumlahnya banyak, tetap akan ludes diserbu pengunjung

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ARIS NINU
Hortikultura dari luar daerah yang dijual di Pasar Alok-Sikka. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE--Matahari makin menukik tepat di ubun-ubun kepala, Kamis, 11 November 2021. Teriknya terasa garang dan gusarkan para warga yang nampak sibuk berkelintaran di setiap sudut-sudut bangunan dan etalase milik para pedagang yang kadangkala menyeka wajahnya lantaran diguyur keringat.

Beginilah suasana di area Pasar Alok Maumere, Ibukota Kabupaten Sikka. Terasa terpanggang dalam perapian iklim.

Pasar Alok terletak di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka. Lantaran ramai pengunjung dan berukuran terbesar, Pasar Alok dinobatkan sebagai pasar induk di Kota Maumere.

"Mundurrrrr kiri....mundur lagi", lantang seorang konjak, memandu sopir truk pertanda sesaat lagi muatan bawang akan dibongkar.

Mobil-mobil truck dipenuhi muatan bawang merah dan bawang putih yang beratnya berton-ton. Kendati jumlahnya banyak, tetap akan ludes diserbu pengunjung.

Setiap hari, banyak warga yang berkeriap disana. Sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli, suasana di Pasar Alok pun demikian halnya.

Baca juga: Sebelas Bulan Terakhir, Ada Enam Kasus Pembunuhan  di Sikka

Para pembeli begitu serius menawarkan harga barang hingga sesuai harapan. Sebaliknya, para penjual agak bersikukuh lantaran tak mau rugi

.Kedatangan POS-KUPANG.COM, Kamis, 11 November 2021 disambut hangat Ibu Nurleni seraya tersenyum ramah.

Saat menggali beberapa informasi perihal perbandingan harga holtikultura, Nurleni tak sungkan menyahutnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved