Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 12 November 2021: Terjaga

Kisah air bah pada zaman Nuh dan Lot mengingatkan kedatangan Anak Manusia pada akhir zaman.

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
Pater Steph Tupeng Witin SVD 

Renungan Harian Katolik Jumat 12 November 2021: Terjaga (Luk 17: 26-37)

Oleh: Pater Steph Tupeng Witin SVD

POS-KUPANG.COM - Pasca bencana banjir bandang di Ile Ape Kabupaten Lembata, April 2021, relawan Caritas Titen Lembata terlibat membantu para korban.

Mereka kehilangan anggota keluarga, rumah dan harta benda hasil keringat selama bertahun-tahun.

Kami mengunjungi para pengungsi di tengah-tengah kebun, khususnya di hamparan daerah pertanian Parakwalang, Tanjung.

Selama pertemuan, saya selalu mendekati dan mengajak berbagi cerita.

Mereka kehilangan segala-galanya. Ada yang selamat dengan pakaian melekat di badan.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 11 November 2021: Selalu Bersama Tuhan

Tetes keringat dan pengorbanan selama bertahun-tahun lenyap dalam sekejap.

Banjir bandang yang yang mengubur kehidupan. Bencana itu datang mendadak.

Memang ada tanda-tanda alam: hujan lebat berhari-hari, dentuman keras dari kawah Ile Lewotolok.

Tapi semua orang menganggap itu hal yang biasa. Ternyata bencana itu datang merenggut kehidupan, tanpa alarm peringatan apa pun.

Kisah air bah pada zaman Nuh dan Lot mengingatkan kedatangan Anak Manusia pada akhir zaman.

Seperti banjir bandang, air bah itu menjadi simbol kedahsyatan waktu akhir zaman itu.

Dahsyat karena ir bah itu tidak ada pilihan dalam melancarkan gempuran. Semua yang dilalui akan dibenamkan ke bumi.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 12 November 2021: Ingat Waktu Lho

Halaman
1234
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved