Breaking News:

Berita TTU

Lantik Tiga Penjabat Kepala Desa, Wakil Bupati TTU Beri 5 Pesan Penting

Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi melantik Penjabat Kepala Desa Nilulat, Penjabat Kepala Desa Inbate dan Penjabat Kepala Desa Tubu

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dokumentasi Humas Pemda TTU
Wakil Bupati TTU saat melantik 3 penjabata Kades di Kecamatan Bikomi Nilulat, Senin, 09/11/2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi melantik Penjabat Kepala Desa Nilulat, Penjabat Kepala Desa Inbate dan Penjabat Kepala Desa Tubu, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU, NTT.

Momentum pelantikan yang dilaksanakan pada, Senin, 09/11/2021 berlangsung lancar dan aman serta dihadiri oleh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Eusabius mengatakan bahwa ketiga Penjabat Kepala Desa ini dipandang cakap untuk mengisi jabatan ini serta telah memenuhi persyaratan administratif.

Ia berpesan kepada para penjabat kepala desa perihal 5 point penting untuk dijalankan yakni seorang penjabat kepala desa harus mampu melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, melakukan pembinaan kemasyarakatan, melakukan pemberdayaan masyarakat dan menjaga hubungan kemitraan dengan lembaga masyarakat dan lembaga lainnya.

Baca juga: Wakil Bupati TTU Sambut Baik Keputusan OJK Terkait Perlakuan Khusus Kredit dari Perbankan

Oleh karena itu, tuturnya, dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai penjabat kepala desa harus bekerja secara profesional, amanah, peka terhadap setiap kejadian yang terjadi di masyarakat.

"Menjadi pemimpin yang merakyat dimana duka dan gembira menjadi duka dan gembira bersama, dapat menjadi pamong yang baik dalam melayani dan yang paling utama adalah menjadi sandaran dan harapan bagi masyararakat yang dipimpinnya yaitu menjadi "Ama Naek" sekaligus "Aina Naek"," ujarnya.

Eusabius juga mengharapkan agar penjabat kepala desa dalam menjalankan tugasnya tidak tergoda untuk menjadi pemain tunggal dalam mengelola dana desa.

"Gunakan anggaran desa sesuai aturan yang berlaku, berhati-hatilah dalam melakukan pengelolaan keuangan desa maupun penetapan kebijakan yang menjadi kewenangan penjabat kepala desa agar tidak terlilit dalam masalah hukum," beber Eusabius.

Ia meminta para penjabat Kepala Desa tersebut mempercayakan bendahara desa untuk mengatur administrasi keuangan desa sesuai dengan ketentuan pembukuan yang berlaku. (*)

Baca Berita TTU Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved