Liga 1

Dibobol Lawan, Bajul Ijo Persebaya Harus Benahi Pertahanan, Strategi Lain di Seri 3 Liga 1 2021

Persebaya finish di posisi keenam klasemen sementara di akhir seri kedua Liga 1 2021 dengan 17 poin. Poin sebanyak itu diperoleh dari lima kali menang

Editor: Ferry Ndoen
Instagram/officialpersebaya
Persebaya Surabaya alami badai cedera di lini pertahanan, jadi sorotan evaluasi akibat paling sering kebobolan 

POS KUPANG.COM -  Persebaya finish di posisi keenam klasemen sementara di akhir seri kedua Liga 1 2021 dengan 17 poin. Poin sebanyak itu diperoleh dari lima kali menang, dua imbang dan empat kali kalah di 11 laga.

Menurut saya, capaian tersebut cukup lumayan. Kendati tempat yang layak Persebaya adalah empat besar karena persiapan yang dilakukan sebelum kompetisi cukup matang dan panjang dibanding tim lain yang sempat meliburkan tim dari latihan dakibat pandemi Covid-19.

Merampunkan 11 laga, penampilan Persebaya yang di awal kompetisi Liga 1 2021 sempat tersok-seok, kini mulai stabil dan menunjukan progres meningkat. Fakta ditunjukan di lima pertandingan terakhirnya yang tak tersentuh kekalahan dengan meraup 11 poin. Rinciannya, tiga laga menang dan dua imbang.

Persebaya juga menjadi salah satu tim paling produktif bersama Persib Bandung (19 gol). Bajul Ijo lebih tajam dibanding pimpinan klasemen, Bhayangkara FC yang hanya mencetak 17 gol.

Cuma, Rachmad Irianto dkk punya kelemahan yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pelatih Aji Santoso dan stafnya. Pertahanan Persebaya masih mudah dibobol pemain lawan. Terbukti, gawang Bajul Ijo sudah kebobolan 16 gol.

Persebaya masuk deretan tim paling banyak kebobolan bersama PSS Sleman (20 gol), Persik Kediri (17 gol), Persiraja dan Persipura (masing-masing 19 gol).

Ini tidak boleh terus terjadi. Sektor pertahanan harus menjadi prioritas dibenahi oleh Aji Santoso dan tim pelatih lainnya. Tujuannya supaya lini pertahanan Bajul Ijo tampil solid dan pemain lawan tak mudah menjebol gawang Persebaya.

Melihat stok pemain belakang yang dimiliki Persebaya, saya melihat sejatinya cukup. Ada Alie Sesay, Arif Satria, Rizky Ridho, dan M Syaifuddin. Kemudian Rachmat Irianto, M Hidayat, Ady Setiawan sebagai gelandang bertahan. Mereka tugasnya menyaring atau menghentikan serangan lawan yang dibangun lawan sebelum masuk ke sepertiga lapangan atau kotak penalti Bajul Ijo.

Selama ini, Persebaya lebih banyak mengandalkan Arif Satria dan Alie Sesay sebagai bek tengah. Riszky Ridho dan M Syaifuddin lebih banyak menempati bangku cadangan. Ridho sebagai bek muda dan juga pemain Timnas Indonesia sebenranya punya potensi besar jadi bek tangguh.

Aji Santoso semestinya lebih berani memberi kesempatan lebih banyak kepada Rizky Ridho. Entah diduetkan dengan Alie Sesay atau Arif Satria.                   

Persebaya juga punya asisten pelatih Bejo Sugiantoro yang saat jadi pemain merupakan bek tangguh Bajul Ijo. Dia pasti punya cara dan trik supaya pemain belakang tampil solid dan tangkas dalam membendung dan menangkal serangan lawan.

Saya yakin, Aji Santoso dan staf pelatihnya punya kemampuan untuk membenahi lini belakang yang menjadi titik lemah Persebaya di kompetisi musim ini.

Waktu jeda dua minggu dirasa cukup bagi Persebaya melakukan pembenahan, terutama sektor pertahanan. tujuannya supaya sektor belakang Bajul Ijo tak mudah ditembus dan diacak-acak pemain lawan di laga berikutnya.

Jika sektor belakang kuat dan solid, maka para penjaga gawang Persebaya juga akan tampil tenang dan kinerjanya tidak makin berat. Harapnannya, gawang Persebaya  tidak terus-terusan dibobol pemain-pemain lawan di kompetisi musim ini.

Aji Santoso dan tim pelatih, juga harus selalu siap untuk menyiapkan pemain yang pas dan kuat di sektor belakang jika ditinggal pemain ke Timnas Indonesia. Ini mengingat Rizky Ridho, Rachmad Irianto dan Arif Satria, dan kiper Ernando Ari kerap keluar masuk di panggil skuad Garuda.

Saya yakin, Aji Santoso dan tim pelatih sudah berpikir dan punya opsi jalan keluar jika sewaktu-wantu ditinggal pemain membela Timnas Indonesia. Lantaran Tmnas Indonesia berencana menjalani TC di Turki hingga Desember menatang. Kemudian Timnas Indoensia akan turun di Piala AFF pada Desember 2021 - awal Januari 2022.

Selamat berbenah Coach Aji Santoso dan staf pelatih Persebaya!!!

Berita Liga 1 Lainnya : 

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul News Analysis Persebaya : Benahi Pertahanan Supaya Tak Mudah Dibobol Lawan-lawanmu

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved