Breaking News:

Berita TTS

Kelompok Sadar Wisata Fatumnasi Sumbang 40 Juta Untuk PAD NTT

kami dapat mengatur tempatnya serta kami juga memberitahukan jika tempat sudah penuh agar pengunjung tidak kecewa

Editor: Rosalina Woso
Dok. Warga
Tampak tempat wisata Fatumnasi.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Kelompok Sadar Wisata Fatumnasi (Homestay Kotes) Kabupaten TTS dalam pertengahan oktober tahun 2021 lalu telah menyumbangkan Rp. 40 juta untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah Provinsi NTT.

"Kami telah menyumbang uang sebesar Rp40 juta dalam bulan Oktober 2021 untuk PAD Provinsi NTT melalui Pemkab Kabupaten TTS," kata Ketua Pokdarwis Fatumnasi, Matheos Anin kepada wartawan, Minggu 7 November 2021 lalu.

Menurut Juru Kunci Gunung Mutis tersebut, pencapaian PAD yang cukup besar itu tidak terlepas dari animo masyarakat yang datang berkunjung ke sini.

"Para pengunjung yang datang di akhir pekan, kebanyakan dari luar Kota Soe, ada yang datang karena sudah pesan dari minggu lalu ada juga yang datang langsung pesan kamar," ungkapnya.

Baca juga: Kakak Beradik Tewas Tenggelam Dalam Embung Oepura Desa Oekiu Kabupaten TTS

Matheos juga merincikan total sumbangsih bagi PAD tersebut dari harga per malam sebesar Rp250 ribu untuk kamar single bed, sedangkan bagi kamar dobel bed seharga Rp500 ribu.

"Harga per tempat tidur sudah sesuai dengan per malamnya, untuk fasilitas kamar mandi dalam dan tempat bersantai sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang datang untuk menginap," jelas Matheos.

Sebagai pengelola homestay sekaligus koordinator Pokdarwis setempat, lanjut Matheos, pihaknya meminta kepada masyarakat yang hendak berlibur akhir pekan atau melaksanakan kegiatan di Fatumnasi agar terlebih dahulu memberikan informasi untuk memesan kamar atau tempat menginap sehingga mengantisipasi tempat penuh.

"Kami minta masyarakat memberi informasi terlebih dahulu agar kami dapat mengatur tempatnya serta kami juga memberitahukan jika tempat sudah penuh agar pengunjung tidak kecewa," kata Matheos.

Demikian juga untuk kegiatan berkemah juga harus menginformasikan kepada pengelola homestay agars dapat mengetahui lokasi berkemah agar tidak ada hambatan.

Baca juga: Polisi Amankan Sopir Dump Truck dan Barang Bukti Pasca Kecelakaan di Desa Kualin TTS 

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Zet Sony Libing mengatakan, dalam waktu dekat ini akan melakukan Mou bersama Pemerintah Kabupaten untuk tata pengelolaan dari Kortes tersebut.

"Jadi selama ini kontribusi untuk PAD itu masih didapatkan oleh Pemkab, karena lahan tersebut milik Pemkab sementara bangunannya milik Pemprov. Untuk itu, Mou ini dilakukan untuk pengelolaannya oleh yang profesional dan juga PAD dari kortes tersebut bisa disumbangkan ke PAD Pemprov," ujarnya. (*)

Berita TTS Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved