KKB Papua

Andika Perkasa Siap Tumpas KKB Papua dengan Pertempuran tanpa Peperangan

Bagaimana strategi Andika nantinya dalam menumpas KKB Papua yang terus merongrong keamanan dan kenyamanan di Papua dan Papua Barat.

Editor: Agustinus Sape
Istimewa Via WartaKotaLive.com
KSAD Jenderal Andika Perkasa. Demi Tumpas KKB Papua, KSAD Jenderal Andika Perkasa Lakukan Perubahan di Jajaran TNI 

Andika Perkasa Siap Tumpas KKB Papua dengan Pertempuran tanpa Peperangan

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Jenderal TNI AD Andika Perkasa yang kini menjabat KSAD dipastikan menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

Kini tinggal menunggu pelantikannya sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo.

Bagaimana strategi Andika nantinya dalam menumpas KKB Papua yang terus merongrong keamanan dan kenyamanan di Papua dan Papua Barat.

Nah, ternyata Andika Perkasa memiliki strategi yang tidak terkira, yakni menumpas KKB Papua dengan pertempuran tanpa peperangan.

Bagaimana hal itu mungkin sementara pihak KKB Papua dalam berbagai aksinya di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat sudah menggunakan senjata tradisional hingga senjata modern.

Bahkan melalui jubir Sebby Sambom, pihak KKB Papua ini pernah mengumumkan agar orang-orang non-Papua segera meninggalkan Papua, khususnya wilayah Intan Jaya.

Dia hanya membolehkan TNI-Polri berada di wilayah  itu karena pihaknya akan menjadikan wilayah itu sebagai arena perang melawan aparat keamanan Indonesia.

Belum jelas betul seperti penerapan strategi pertempuran tanpa peperangan itu?

Tetapi memang hal itu sudah dipaparkan Andika sendiri saat fit and proper test di Komisi I DPR RI, Sabtu 6 November 2021.

Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto, mengatakan penindakan KKB di Papua oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menunggu koordinasi dengan Panglima TNI.

"Setelah dilantik nanti, Panglima TNI tentunya melakukan koordinasi dengan Polri dan pemerintah provinsi untuk mewujudkan apa yang sudah dipaparkan saat "fit and proper test" di DPR.

"Kita tunggu implementasi program tersebut," ujar Benny, dikutip Tribun-Papua.com dari laman Kompas, Selasa 9 November 2021.

Benny menyebutkan, semua pihak termasuk dirinya mendengarkan paparan calon Panglima TNI dalam "fit and proper test" di Komisi I DPR RI.

Salah satunya program memenangkan pertempuran tanpa peperangan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved