Breaking News:

Berita Kota Kupang

BLK Kupang Gelar ToT di SMKN 5 Kupang

tenaga terampil khususnya di NTT karena NTT merupakan wilayah di Indonesia dengan potensi energi surya yang tinggi.

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI
Kegiatan Training of Trainer di SMKN 5 Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Balai Latihan Kerja dibawah Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kopnakertrans) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Training of Trainer, pelatihan bagi instruktur di SMKN 5 Kupang, Senin, 08 November 2021. 

Kegiatan terselenggara atas kerjasama pemerintah provinsi NTT yang diwakili oleh Dinas Kopnakertrans dengan pemerintah Jerman yang diwakili oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) dan Schneider Electric.

Project Manager, DevoloPPP, Energy Programme, GIZ Indonesia ASEAN Timor Leste, Cartoer Wibowo mengatakan, target kegiatan ini adalah GIZ dan Schneider Electric membantu BLK Kupang sehingga BLK bisa menyelenggarakan pelatihan energi surya.

Schneider akan memberikan bantuan peralatan kepada BLK Kupang dan GIZ memberikan pelatihan kepada calon instruktur yang akan memberikan pelatihan di BLK.

Calon instruktur yang diberi pelatihan sebanyak 10 orang, sebagian dari BLK, sebagian lagi dari SMK 5, SMK 2, ESDM dan BLK Don Bosco Sumba. 

Baca juga: Di Kota Kupang, Jalan Untung Surapati Selalu Digenangi Air, Ini Pemicunya

Cartoer menjelaskan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah secara umum membantu pemerintah Indonesia untuk mencapai tujuan nasional target energi terbarukan 23 persen ditahun 2025 dengan cara mempersiapkan tenaga - tenaga terampil khususnya di NTT karena NTT merupakan wilayah di Indonesia dengan potensi energi surya yang tinggi.

"Dengan adanya potensi energi surya yang tinggi dan juga rencana energi daerah yang mengarah ke energi terbarukan, terus ada RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) dari PLN yang juga mengarah ke energi terbarukan makin besar di wilayah NTT maka relevansi kegiatan ini akan pas dengan tujuan - tujuan nasional tersebut," kata Cartoer.

Target lanjutan setelah pelatihan ini, dikatakan Cartoer, adalah para instruktur nantinya bisa melaksanakan pelatihan secara reguler di BLK. 

"Diantara tahun 2022 hingga 2023 diharapkan minimal ada 180 lulusan. Dari 180 orang 75 diharapkan dapat bekerja disektor energi yang terbarukan," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved